Kisah Al Fatih, Santri yang Selamat dari Runtuhan Ponpes Al-Khoziny

Al Fatih Cakra Buana (14), santri Ponpes Al-Khoziny, berhasil selamat setelah tiga hari terjebak di bawah reruntuhan bangunan yang ambruk. Kisah perjuangannya menjadi secercah harapan di tengah duka besar tragedi Sidoarjo.

04 Oct 2025 - 07:00
Kisah Al Fatih, Santri yang Selamat dari Runtuhan Ponpes Al-Khoziny
Al Fatih, santri yang selamat setelah 3 hari terjebak runtuhan Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo, Jawa Timur. (Foto: Beritasatu.com/Slamet Wibowo)

SIDOARJO, SJP – Di tengah duka mendalam akibat runtuhnya bangunan tiga lantai Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, muncul sebuah kisah haru yang menggetarkan hati.

Seorang santri bernama Al Fatih Cakra Buana (14), siswa kelas 3 SMP, berhasil selamat setelah tiga hari terjebak di bawah puing-puing reruntuhan sejak musibah terjadi pada Senin (29/9/2025).

Kisah penyelamatan Al Fatih menarik perhatian banyak pihak. Meski tertimpa material bangunan selama berhari-hari, ia berhasil keluar dalam kondisi sadar dan tanpa luka berat. Saat ini, Al Fatih masih menjalani perawatan pemulihan di RSUD Notopuro Sidoarjo, Gedung Graha Delta Husada lantai 2.

Ia menceritakan kembali detik-detik menegangkan saat bangunan musala ponpes runtuh. Tragedi terjadi ketika ia tengah menunaikan salat.

“Di rakaat kedua, tiba-tiba terdengar suara gemuruh keras. Saya sempat lari tetapi terkena (runtuhan), begitu sadar, posisi saya tertidur miring,” ujarnya, Jumat (3/10/2025).

Selama terjebak, Al Fatih hanya bisa pasrah. Namun, suara tim penyelamat yang perlahan mendekat membangkitkan harapan hidupnya.

Petugas bahkan menyelipkan selang kecil untuk memberinya air minum dan terus memberikan semangat agar ia bertahan hingga proses evakuasi selesai.

Rasa syukur mendalam dirasakan sang ayah, Abdul Hanan, atas keselamatan putranya.

“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh petugas yang sudah berjuang keras menyelamatkan anak saya. Semoga wali santri lainnya diberi ketabahan menghadapi musibah ini,” ungkapnya.

Hingga kini, proses evakuasi korban lain masih berlangsung. Tim penyelamat terus berupaya mengevakuasi santri yang diduga masih tertimbun di bawah reruntuhan, dibantu alat berat untuk mempercepat pencarian. (**)

Editor: Rizqi Ardian
Sumber: Beritasatu.com

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow