Kesadaran Keselamatan di Jalan Raya Masih Rendah, Korlantas Polri Ajak Ojol dan Warga Probolinggo Tertib Berlalulintas

Data Korlantas Polri menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Faktor utama penyebabnya adalah kelalaian pengendara, seperti tidak mematuhi aturan, kecepatan tinggi, dan penggunaan alat keselamatan yang tidak memadai.

24 Jul 2025 - 14:13
Kesadaran Keselamatan di Jalan Raya Masih Rendah, Korlantas Polri Ajak Ojol dan Warga Probolinggo Tertib Berlalulintas
Kompol Randy Katim, Asistensi OPS 2025 Korlantas Polri saat diwawancara awak media (Rahmad/SJP)

KOTA PROBOLINGGO, SJP — Keselamatan berlalu lintas seringkali dianggap sepele, padahal setiap hari puluhan nyawa melayang akibat kecelakaan di jalan raya. 

Hal ini menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk Kompol Randy Katim, Asistensi OPS 2025 Korlantas Polri, yang mengunjungi Probolinggo pada Kamis pagi (24/7/2025).  

"Kalau dulu kita takut mati karena Covid-19, sekarang harusnya kita juga takut mati karena kecelakaan," tegas Kompol Randy dalam kesempatan tersebut.  

Ia menekankan bahwa masih banyak pengendara yang abai terhadap keselamatan, seperti tidak menggunakan helm atau melanggar lampu merah. 

"Berdasarkan data nasional, setiap jam ada tiga orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Ini bukti bahwa kesadaran masyarakat masih sangat rendah," imbuhnya.  

Menyikapi hal tersebut, Kompol Randy mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban lalu lintas. 

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggelar koordinasi bersama para pengemudi ojek online (ojol).  

"Kami berharap para driver ojol bisa menjadi pelopor keselamatan di jalan raya. Mereka adalah bagian dari pengguna jalan yang intens, sehingga bisa memberi contoh positif," ujarnya.  

Pernyataan senada disampaikan oleh AKP Siswandi, Kasatlantas Polres Probolinggo Kota, ia mengharapkan masyarakat, khususnya warga Probolinggo, untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas demi keamanan bersama.  

"Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Mari patuhi aturan, gunakan helm, taati rambu, dan jangan ngebut. Semua demi nyawa kita sendiri dan orang lain," pesannya.  

Data Korlantas Polri menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Faktor utama penyebabnya adalah kelalaian pengendara, seperti tidak mematuhi aturan, kecepatan tinggi, dan penggunaan alat keselamatan yang tidak memadai.  

Dengan meningkatnya kesadaran dan peran aktif masyarakat, diharapkan angka kecelakaan bisa ditekan termasuk melalui edukasi dan penegakkan hukum. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow