Kerusakan Akibat Gempa Pacitan di Malang Selatan Terkategori Ringan
Di Desa Tambakrejo dua unit rumah terdampak di Dusun Tamban, RT 11 RW 04 dan RT 04 RW 04. Kerusakan berupa tembok samping yang ambruk. Sementara di Desa Tambakasri satu unit rumah di Dusun Sumberkembang RT 42 RW 06 dilaporkan mengalami keretakan pada struktur dinding.
MALANG, SJP — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang memastikan dampak guncangan gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 5,7 yang berpusat di Pacitan pada Selasa (27/1/2026) tidak menimbulkan kerusakan masif.
Berdasarkan data terbaru yang dirilis BPBD, sejumlah hunian warga di wilayah Malang Selatan hanya mengalami kerusakan berskala ringan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menegaskan bahwa hingga Rabu (28/1/2026), hasil verifikasi di lapangan menunjukkan dampak gempa terkonsentrasi di Kecamatan Sumbermanjing Wetan.
"Data sementara yang kami himpun hingga malam tadi menunjukkan tiga unit rumah warga mengalami kerusakan ringan. Kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," ujar Sadono saat dikonfirmasi.
Berdasarkan laporan resmi Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, sebaran kerusakan rumah warga mencakup dua desa di wilayah pesisir selatan.
Di Desa Tambakrejo dua unit rumah terdampak di Dusun Tamban, RT 11 RW 04 dan RT 04 RW 04. Kerusakan berupa tembok samping yang ambruk. Sementara di Desa Tambakasri satu unit rumah di Dusun Sumberkembang RT 42 RW 06 dilaporkan mengalami keretakan pada struktur dinding.
Gempa yang terjadi pada Selasa pagi pukul 08.20 WIB tersebut berpusat di darat, 24 kilometer tenggara Pacitan, dengan kedalaman 122 kilometer.
Meski titik pusat berada di Pacitan, rambatan gelombang seismik dirasakan cukup kuat di wilayah Malang Selatan.
Saat ini, BPBD bersama perangkat desa setempat masih melakukan pemantauan intensif. Langkah ini diambil guna mengantisipasi adanya laporan kerusakan tersembunyi yang belum terdata oleh warga.
"Petugas kami tetap disiagakan di lapangan untuk melakukan pendataan lanjutan serta pemantauan pascabencana. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap kondisi bangunan yang mengalami keretakan," tutup Sadono. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

