Apartemen Gunawangsa Gresik Diterpa Isu Prostitusi Online
Apartemen diduga menjadi sarang prostitusi di Kabupaten Gresik, karena dipasarkan secara short time bebas privasi. Seorang wanita yang hendak mesum kepergok dan diusir dari apartemen.
GRESIK, SJP - Dugaan prostitusi online yang melibatkan apartemen sebagai penyedia tempat kencan, masih marak terjadi di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Terbaru ini, seorang wanita yang diduga hendak mesum melakukan tindak prostitusi, diusir dari Apartemen Gunawangsa Gresik.
Kejadian itu terjadi pada tanggal 27 Juli 2025, saat wanita itu kepergok akan kencan melalui aplikasi MiChat.
"Ada wanita ketahuan (diduga prostitusi) diusir," kata narasumber yang minta dirahasiakan namanya, dikutip Selasa (12/8/2025).
Menurut dia, kasus dugaan prostitusi via MiChat memang sering terjadi dan dilakukan dengan menyewa Apartemen Gunawangsa Gresik.
Dari beberapa kali kejadian ketahuan dari aplikasi MiChat, wanita yang diduga terlibat prostitusi online diusir.
Pihak pengelola Apartemen Gunawangsa Gresik enggan memberikan keterangan soal dugaan prostitusi yang melibatkan huniannya.
Saat ditemui di kantornya, Sandi, selaku Tenant Realtion Apartemen Gunawangsa Gresik, menolak untuk memberikan pernyataan ke awak media.
Sementara itu, Apartemen Gunawangsa Gresik juga turut dipasarkan secara short time memicu dugaan praktik prostitusi. Iklan bebas privasi marak di media sosial.
Dari sejumlah akun yang menawarkan hunian mewah itu, Apartemen Gunawangsa Gresik disewakan short time mulai Rp100 ribu.
Hal serupa juga terjadi di Icon Apartemen yang berlokasi di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik.
Hunian mewah itu disewakan short time mulai Rp90 ribu. Dugaan prostitusi mencuat lantaran pernah tersandung kasus serupa, di mana 5 wanita beserta mucikari digrebek polisi pada dua tahun silam. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

