Kenapa Pusing setelah Berolahraga? Kenali Penyebab dan Solusinya di Sini

Penyebab pusing setelah berolahraga dan bagaimana solusinya.

02 Jun 2025 - 07:03
Kenapa Pusing setelah Berolahraga? Kenali Penyebab dan Solusinya di Sini
ilustrasi pusing setelah berolahraga. (foto: pexels.com)

suarajatimpost.com—Pusing setelah berolahraga adalah keluhan umum yang sering membuat banyak orang bertanya-tanya. Jika Anda pernah mengalaminya, jangan khawatir berlebihan! Kondisi ini memang lazim terjadi.

Yuk, kita bahas tuntas kenapa pusing setelah berolahraga bisa terjadi, penyebabnya, serta bagaimana cara mencegahnya agar aktivitas fisik Anda tetap nyaman.

Mengapa Pusing Setelah Berolahraga?

Pusing setelah berolahraga dapat dialami siapa saja dan dipicu oleh beragam faktor. Biasanya, gejala yang muncul adalah nyeri berdenyut di kedua sisi kepala. Rasa pusing ini bisa hilang dalam hitungan menit, tapi tak jarang juga bertahan hingga beberapa hari.

Jenis dan Penyebab Pusing Setelah Berolahraga

Secara garis besar, pusing setelah berolahraga atau saat beraktivitas fisik berat dapat dibagi menjadi dua jenis berdasarkan penyebabnya:

1. Pusing Primer (Exertional Headache)

Pusing primer setelah berolahraga muncul saat tubuh melakukan aktivitas fisik yang intens. Diduga, saat berolahraga, otot kepala, kulit kepala, dan leher membutuhkan pasokan darah yang lebih banyak. 

Peningkatan kebutuhan ini membuat pembuluh darah di kepala melebar, meningkatkan tekanan intrakranial, dan akhirnya memicu rasa nyeri. Jenis pusing ini sering dialami oleh mereka yang berolahraga dengan intensitas tinggi atau memiliki riwayat migrain. Jadi, jika Anda bertanya-tanya kenapa pusing setelah olahraga berat, ini bisa jadi jawabannya.

2. Pusing Sekunder

Kadang kala, pusing setelah berolahraga bukanlah karena olahraganya itu sendiri, melainkan karena adanya kondisi kesehatan lain yang mendasari. Contohnya termasuk sinusitis, stroke, atau bahkan tumor otak. Pusing sekunder setelah berolahraga biasanya disertai gejala lain yang lebih serius, seperti muntah, kehilangan kesadaran, penglihatan ganda, atau kaku leher. Jika 

Anda mengalami gejala-gejala ini, segera periksakan diri ke dokter karena kondisi ini memerlukan penanganan medis segera.

Faktor Lain yang Memicu Pusing Setelah Berolahraga

Selain kedua jenis di atas, beberapa faktor lain juga bisa menjadi alasan kenapa pusing setelah berolahraga menghampiri Anda:

1. Dehidrasi

Salah satu penyebab umum pusing setelah berolahraga adalah dehidrasi. Saat berolahraga, tubuh kehilangan banyak cairan melalui keringat. Jika Anda tidak minum cukup air sebelum atau selama berolahraga, risiko dehidrasi dan pusing akan meningkat.

Solusi: Minumlah 1–3 gelas air 1–2 jam sebelum berolahraga. Selalu bawa botol air minum dan hidrasi tubuh secara teratur selama sesi olahraga Anda.

2. Terlalu Lama Terkena Sinar Matahari

Paparan sinar matahari berlebihan, terutama saat berolahraga di luar ruangan, bisa memicu pusing setelah berolahraga.

Solusi: Gunakan kacamata hitam atau topi untuk melindungi kepala dan mata. Membawa botol semprot berisi air dingin juga bisa membantu menyegarkan wajah saat merasa kepanasan.

3. Kadar Gula Darah Rendah (Hipoglikemia)

Pusing setelah berolahraga juga bisa disebabkan oleh kadar gula darah rendah atau hipoglikemia. Ini terjadi jika Anda kurang makan sebelum berolahraga, sehingga tubuh kekurangan glukosa, sumber energi utama.

Solusi: Usahakan makan 2 jam sebelum berolahraga. Pilih makanan kaya protein, karbohidrat kompleks, dan serat untuk menstabilkan kadar gula darah. Hindari makan terlalu banyak agar tidak mengganggu performa olahraga.

4. Teknik Olahraga yang Kurang Tepat

Teknik olahraga yang salah juga bisa menjadi alasan kenapa pusing setelah berolahraga. Gerakan yang tidak tepat dapat menyebabkan ketegangan pada otot leher dan bahu, yang kemudian memicu sakit kepala atau pusing.

Solusi: Pastikan Anda menerapkan teknik yang benar saat berolahraga. Jika ragu, pertimbangkan untuk berlatih dengan pelatih profesional. Mereka bisa membantu memperbaiki teknik Anda dan mengurangi risiko pusing.

Kapan Harus Khawatir?

Memahami perbedaan antara pusing setelah berolahraga yang umum dan yang berpotensi berbahaya sangat penting. Jika pusing yang Anda rasakan hanya ringan dan hilang dengan sendirinya, kemungkinan besar tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Namun, Anda perlu segera mencari pertolongan medis jika pusing setelah berolahraga disertai dengan gejala-gejala serius seperti: penglihatan ganda, kehilangan keseimbangan, kesulitan berbicara, mati rasa pada salah satu sisi tubuh, dan sakit kepala yang tak tertahankan.

Jangan biarkan pusing setelah berolahraga menghalangi Anda untuk tetap aktif. Dengan memahami penyebabnya dan menerapkan tips pencegahan di atas, Anda bisa meminimalkan risiko dan menikmati manfaat olahraga dengan nyaman. (**)

Sumber: allodokter.com 

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow