Kemandirian Ekonomi Jadi Prioritas Nahdlatut Tujjar PWNU Jatim
Kemandirian ekonomi akan menjadi prioritas utama. Gerakan ini akan dipelopori oleh Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Jatim.
PROBOLINGGO, SJP - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur (Jatim) melaksanakan rapat kerja wilayah (rakerwil) di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, Sabtu (25/1/2025).
Acara tersebut juga menjadi momentum peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-102 NU, yang dihadiri oleh lebih dari 3.000 warga nahdliyin.
Dalam forum Rakerwil PWNU Jatim, dilaksanakan sidang pleno untuk menetapkan program kerja yang akan dijalankan selama 5 tahun ke depan.
Program kerja tersebut dibagi menjadi tiga rumpun. Yaitu Taswirul Afkar, Nahdlatut Tujjar, dan Nahdlatul Wathan.
H Noor Shodiq Askandar, sebagai presentator rumpun Nahdlatut Tujjar, menegaskan bahwa kemandirian ekonomi akan menjadi prioritas utama. Gerakan ini akan dipimpin oleh Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Jatim.
"LPNU Jatim telah menyiapkan program dan strategi untuk mencapai Kemandirian Ekonomi," ungkap wakil ketua PWNU Jatim itu, Sabtu (25/1/2025).
Gus Shodiq menyatakan, salah satu langkah yang akan diambil adalah pembentukan dan pengembangan koperasi yang dimiliki oleh perkumpulan NU.
Setiap elemen NU yang belum memiliki koperasi, akan segera mendirikannya. Sementara yang sudah ada, akan diberikan pendampingan dan pengembangan.
"Target kami adalah mendirikan 6 sampai 12 koperasi LPNU di tingkat cabang (PCNU) dalam dua tahun ke depan," jelas Gus Shodiq.
Dia menambahkan, koperasi tersebut akan memberikan layanan simpan pinjam kepada warga nahdliyin di daerah setempat. Terutama pelaku usaha mikro.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua PBNU, KH Hasib Wahab Chasbullah; Wakil Rais PWNU Jatim, KH Abd Matin Djawahir; Wakil Rais PWNU Jatim, KH Ahmad Azaim Ibrahimy; dan Ketua PWNU Jatim, KH Kikin A Hakim. (**)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

