Keluarga ART yang Tewas Lompat dari Apartemen di Gresik Menolak Autopsi
Kasus dugaan bunuh diri seorang ART di Kabupaten Gresik, meninggalkan cerita pilu. Melompat dari atas lantai 30 apartemen, meninggalkan sepucuk surat. Pihak keluarga menolak korban untuk di autopsi.
GRESIK, SJP—Keluarga Ira Lutfiati (24), asisten rumah tangga (ART), yang diduga bunuh diri dengan melompat dari apartemen lantai 30 di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, menolak untuk diautopsi.
"Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan autopsi dan menerima kematian sebagai musibah," kata Kapolsek Kebomas Kompol, Gatot Setyo Budi, Selasa (27/5/2025).
Kompol Gatot mengatakan, pihak keluarga datang menjemput jenazah korban di RSUD Ibnu Sina Gresik menggunakan mobil ambulans pada Senin (26/5/2025).
Keluarga menerima kematian korban dengan ikhlas dan menandatangani surat pernyataan penolakan autopsi. "Surat pernyataan itu ditandatangani kemarin," ungkapnya.
Kompol Gatot menerangkan, pihaknya telah menyelidiki penyebab perempuan ART yang tewas karena melompat dari lantai 30 di salah satu gedung Icon Apartement Gresik.
Polisi telah memeriksa sejumlah saksi. Salah satunya majikan korban. Hal itu untuk mengetahui penyebab pasti yang membuat korban nekat mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.
"Kesimpulan kita sementara dari fakta yang ada mengarah ke bunuh diri. Diperkuat dengan beberapa bukti surat dan buku catatan diary korban," pungkasnya. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

