Meski Dihambat Cuaca Ekstrem, Eskavasi Candi di Mojokerto Tetap Berlanjut
Tim BPK Wilayah XI Jatim mengaku butuh melakukan sejumah langkah antisipasi dalam menghadapi cuaca ekstrem di tengah proses ekskavasi.
MOJOKERTO, SJP—Ekskavasi temuan pagar di sebelah selatan Candi Brahu yang berlokasi di Trowulan, Kabupaten Mojokerto hampir rampung. Sebelumnya, Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jawa Timur menjadwal ekskavasi dilakukan selama 14 hari. Mulai 13 hingga 28 Mei 2025.
BPK Wilayah XI Jatim menyasar sekitar 30 kotak galian untuk menemukan peninggalan cagar budaya sekaligus struktur pagar keliling candi di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto itu.
Meski demikian, walau waktu ekskavasi hanya tinggal besok. Tim BPK Wilayah XI Jatim mengaku butuh melakukan sejumlah langkah antisipasi dalam menghadapi cuaca ekstrem di tengah proses ekskavasi.
Tim Ekskavasi dari BPK Wilayah XI Jatim, Muhammad Ikhwan menyebut, langkah antisipasi dilakukan agar temuan arkeologis tetap terjaga dari faktor cuaca ekstrem. Sebab, bekas galian di area situs kini digenangi air
Menurut Ikhwan, cuaca ekstrem sudah terjadi sejak hari pertama ekskavasi. Tim telah melakukan sejumlah langkah mitigasi. Baik untuk keamanan tim ekskavasi, maupun menjaga temuan.
“Saat hujan, ekskavasi dihentikan sementara,” kata dia, Selasa (27/5/2025).
Langkah mitigasi juga difokuskan pada temuan struktur bangunan pagar candi. Sekeliling kotak galian akan ditanggul untuk mengamankan struktur yang ada di bawahnya dari genangan air hujan.
“Kita melakukan penanggulangan sementara,” tandasnya. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

