Kelas Matematika Gratis, Cara Dosen di Gresik Memerangi Anak Kecanduan Gadget

Dibuka untuk umum secara gratis, gerakan sosial untuk memerangi anak-anak kecanduan gadget diiinisiasi oleh Eddy Susanto (63) warga Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Bersama lingkungan warga setempat, mereka berharap bisa meningkatkan antusias belajar anak-anak ketimbang main gadget.

24 Aug 2025 - 20:59
Kelas Matematika Gratis, Cara Dosen di Gresik Memerangi Anak Kecanduan Gadget
Foto: Eddy Susanto (63) warga Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, saat mengajar kelas matematika gratis. (Foto: Anis/SJP)

GRESIK, SJP - Kekhawatiran anak kecanduan gadget menimbulkan keprihatinan bagi Eddy Susanto (63) warga Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Pria yang bekerja sebagai dosen ini membentuk kelas matematika gratis sebagai upaya memerlukan kondisi tersebut.

Bekerja sama dengan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) 3 GKB dan lingkungan RT 1 RW 5 GKB, kelas matematika gratis tersebut diikuti antusias belasan siswa di Balai Pos RW 5 Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Ahad (24/8/2025).

"Motivasi yang pertama adalah untuk mengurangi atau memerangi anak-anak yang kecanduan handphone," kata Eddy, Ahad (24/8/2025).

Eddy mengatakan, fenomena kecanduan handphone itu terlihat setelah masa pandemi Covid tiga tahun lalu.

Banyaknya pembelajaran daring di rumah saat itu mendekatkan anak-anak ke gawai. 

Namun saat masa pandemi Covid itu sudah lewat, anak-anak rupanya masih enggan melepaskan gawainya. 

"Setelah Covid itu bubar, HP-nya enggak ditinggal tapi dia tetap asik main game. Sehingga dia belajarnya kurang," jelasnya. 

Menurut dia, harus ada upaya untuk memerangi kondisi tersebut. Ia mengajak lingkungan setempat bersama-sama mengembalikan kecintaan anak-anak terkait pembelajaran tanpa gadget. 

Kelas matematika dipilih Eddy, karena merupakan kebutuhan pembelajaran utama di sekolah.

Ia mengajarkan Matematika Gasing (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan), metode hitung cepat yang ia pelajari langsung selama empat semester di BSD, Jakarta, di bawah bimbingan Prof. Yohanes Surya.

Eddy menegaskan bahwa matematika adalah fondasi dari pelajaran lainnya, bukan hanya sekadar hitung-menghitung.

Ia berharap, gerakan sosial ini bisa memantik pemerintah daerah sehingga akan berdampak positif lebih luas di seluruh wilayah Kabupaten Gresik. 

"Kelas ini dibuka untuk umum dan gratis tanpa dipungut biaya. Selain disini, saya sudah menggelar kelas matematika gratis juga sudah tiga angkatan bersama Pemdes Yosowilangun," paparnya. 

Sementara itu, Ketua lingkungan RW 5 setempat, Sulistyo, menegaskan kelas matematika ini dibuka untuk umum setiap hari Minggu pukul 15.30 WIB - 17.00 WIB.

Pihaknya menyambut gembira bagi para orangtua yang ingin anak-anaknya ikut kelas matematika gratis ini.

"Ini sudah berlangsung dua bulan," pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow