Kejari Tulungagung Tebar Kepedulian Ramadan, Salurkan Sembako ke Sejumlah Pondok Pesantren

Dengan adanya kegiatan sosial seperti ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian di bulan Ramadan dapat terus tumbuh, sekaligus mempererat hubungan antara lembaga negara dan masyarakat.

05 Mar 2026 - 22:01
Kejari Tulungagung Tebar Kepedulian Ramadan, Salurkan Sembako ke Sejumlah Pondok Pesantren
Kajari Tulungagung, Daniel De Rozarie, secara simbolis menyerahkan bantuan sembako kepada Ketya Yayasan Pondok Pesantren Nurul Iman. (Beny/SJP)

TULUNGAGUNG, SJP - Memaknai bulan suci Ramadan dengan berbagi, Kejaksaan Negeri Tulungagung menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan sembako ke sejumlah pondok pesantren. Salah satu titik penyaluran dilakukan di Pondok Pesantren Nurul Iman, Tulungagung, Kamis (5/3/2025) siang.

Kegiatan ini dilaksanakan bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Tulungagung sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya para santri yang menjalani ibadah puasa di lingkungan pesantren.

Kepala Kejaksaan Negeri Tulungagung, Daniel De Rozarie mengatakan, kegiatan bakti sosial tersebut merupakan agenda rutin setiap Ramadan yang bertujuan mempererat hubungan antara institusi penegak hukum dengan masyarakat.

“Siang hari ini kami melaksanakan bakti sosial yang diadakan oleh Kejaksaan Negeri Tulungagung bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini dalam rangka bulan Ramadan. Hari ini kami datang ke Pondok Pesantren Nurul Iman dengan membawa bantuan yang semoga bermanfaat bagi anak-anak dan adik-adik yang berada di pondok ini,” ujar Daniel.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian insan Adhyaksa terhadap sesama, sekaligus menunjukkan bahwa kejaksaan hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Pada hari yang sama, bakti sosial dilakukan di dua titik. Sebelumnya, bantuan juga diberikan kepada para tenaga outsourcing di lingkungan kantor kejaksaan beserta keluarganya. Setelah dari pondok pesantren, kegiatan serupa dijadwalkan berlanjut ke pondok pesantren di wilayah Kepatihan, Tulungagung.

Bantuan yang disalurkan berupa paket kebutuhan pokok, antara lain beras, minyak goreng, gula, susu, dan kerupuk. Selain bakti sosial, selama Ramadan pihak kejaksaan juga menggelar kegiatan lain seperti santunan anak yatim serta pembagian takjil kepada masyarakat.

“Kegiatan berbagi ini rutin kami lakukan setiap tahun. Lokasinya bersifat mobile, menyesuaikan dengan tempat-tempat yang dirasa lebih membutuhkan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Nurul Hidayatullah yang menaungi Pondok Nurul Iman, Sugiono, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan oleh Kejaksaan Negeri Tulungagung kepada para santri.

Ia menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 42 santri yang menempuh pendidikan di pesantren tersebut, mulai dari tingkat PAUD, TK, hingga SMP dan SMA. Sebagian besar santri tinggal menetap di lingkungan pesantren.

“Alhamdulillah setiap tahun Kejaksaan selalu mengadakan kegiatan bakti sosial di sini, khususnya saat Ramadan. Bantuan ini sangat membantu kami untuk memenuhi kebutuhan anak-anak selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri,” ungkap Sugiono.

Ia menambahkan, paket sembako yang diterima nantinya akan dibagikan kepada para santri, terutama saat mereka dijemput keluarga untuk pulang menjelang hari raya. Para santri di pesantren tersebut berasal dari berbagai daerah, seperti Tulungagung, Trenggalek, Blitar, bahkan ada yang datang dari luar Pulau Jawa.

Dengan adanya kegiatan sosial seperti ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian di bulan Ramadan dapat terus tumbuh, sekaligus mempererat hubungan antara lembaga negara dan masyarakat. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow