Kasus COVID-19 di Jawa Timur Mulai Meningkat, Kota Batu Nihil Kasus Namun Tetap Siaga

Berdasarkan sata yang dipaparkan oleh Dinkes Pemprov Jatim, untuk Kota Surabaya menjadi wilayah dengan jumlah kasus tertinggi mencapai 22 kasus. Sementara itu, beberapa kabupaten/kota lain seperti Kota Malang, Sidoarjo, Probolinggo, Ponorogo, dan Banyuwangi mencatatkan masing-masing 1–2 kasus. Namun, Kota Batu tercatat sebagai salah satu daerah yang belum memiliki kasus COVID-19 sepanjang periode tersebut.

11 Jun 2025 - 19:59
Kasus COVID-19 di Jawa Timur Mulai Meningkat, Kota Batu Nihil Kasus Namun Tetap Siaga
Penerapan protokol kesehatan saat Covid-19 di Kota Batu (Dok/Arul/SJP)

KOTA BATU, SJP – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat lonjakan kasus COVID-19 di sejumlah wilayah pada periode minggu ke-1 hingga ke-23 tahun 2025. Hal ini dibuktikan dengan data yang dipaparkan oleh Dinkes Pemprov Jatim, untuk Kota Surabaya menjadi wilayah dengan jumlah kasus tertinggi mencapai 22 kasus.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit serta Penanganan Kebencanaan Dinkes Kota Batu, dr Susana Indahwati pada Rabu (11/6/2025) juga membeberkan, untuk beberapa kabupaten/kota lain seperti Kota Malang, Sidoarjo, Probolinggo, Ponorogo, dan Banyuwangi mencatatkan masing-masing 1–2 kasus. Namun, Kota Batu tercatat sebagai salah satu daerah yang belum memiliki kasus COVID-19 sepanjang periode tersebut.

"Meski Kota Batu masih nihil kasus, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu tetap meningkatkan kewaspadaan. Hal ini menyusul peringatan dari Kementerian Kesehatan RI terkait kemunculan varian baru COVID-19, MB.1.1, yang telah terdeteksi di beberapa daerah di Indonesia," urainya.

Menurutnya secara prinsip, Dinkes Kota Batu akan kembali mengaktifkan protokol kesehatan sebagai langkah pencegahan penyebaran virus. Hal ini meliputi anjuran untuk rajin mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak atau menghindari kerumunan.

Lebih lanjut, Susana juga mengimbau masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat dan meningkatkan stamina melalui konsumsi makanan bergizi serta olahraga rutin.

“Meningkatkan daya tahan tubuh sangat penting, apalagi dalam menghadapi varian baru yang penyebarannya cukup cepat meskipun gejalanya ringan,” tambahnya.

Kendati belum ditemukan kasus COVID-19 di Kota Batu, Susana mengingatkan masyarakat agar tetap tenang namun waspada, serta menunggu informasi resmi dari pemerintah apabila ada perkembangan situasi lebih lanjut.

Oleh sebab itu, untuk sementara upaya preventif seperti penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tetap harus dilakukan masyarakat dan bila mengalami gejala flu, segera periksakan ke fasilitas kesehatan dan kenakan masker untuk mencegah penularan.

"Dinkes Kota Batu juga telah menyiapkan surat edaran lanjutan untuk memperkuat sosialisasi PHBS kepada masyarakat, dan ini sifatnya tidak hanya saat ada wabah, tetapi sebagai kebiasaan sehari-hari guna mencegah berbagai penyakit menular," tandasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow