Kasembon Malang Diguyur Hujan Berjam-jam, Tebing Setinggi 7 Meter Longsor

BPBD menyiapkan terpal untuk menutup area longsoran guna mencegah potensi longsor susulan. Selain itu, pada Kamis pagi direncanakan akan dilakukan karya bakti bersama masyarakat untuk membersihkan material longsor dan mempercepat pemulihan lingkungan sekitar.

21 Jan 2026 - 21:49
Kasembon Malang Diguyur Hujan Berjam-jam, Tebing Setinggi 7 Meter Longsor
Petugas BPBD Kabupaten Malang bersama unsur TNI melakukan assessment di rumah warga terdampak longsor di Dusun Slatri, Desa Pait, Kecamatan Kasembon, Rabu (21/1/2026) malam, usai hujan lebat berjam-jam menyebabkan air dan material lumpur masuk ke permukiman. (Foto : Istimewa/BPBD Kabupaten Malang/SJP)

MALANG, SJP – Hujan lebat yang berlangsung berjam-jam mengguyur wilayah Kecamatan Kasembon dan sekitarnya mengakibatkan tebing setinggi sekitar tujuh meter dengan panjang kurang lebih 10 meter longsor di Dusun Slatri RT 1 RW 1, Desa Pait, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Rabu (21/1/2026) malam. 

Material longsoran menyebabkan air meluap ke dalam rumah warga dan merusak bagian garasi milik Nanang Ari Sahono, satu kepala keluarga dengan empat jiwa.

“Kami menerima laporan dari Poslap Ngantang dan langsung menindaklanjuti dengan melakukan asesmen serta penanganan awal di lokasi kejadian,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, Rabu (21/1/2026).

Peristiwa tanah longsor tersebut terjadi sekira pukul 19.00 WIB. Laporan kejadian diterima Posko Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Malang pada pukul 19.54 WIB. Berdasarkan data sementara, tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian ini.

BPBD Kabupaten Malang bersama Forkopimcam Kasembon, perangkat Desa Pait, Poslap Ngantang, PMI Kabupaten Malang, relawan, serta masyarakat setempat langsung melakukan koordinasi penanganan di lapangan. Hingga saat ini, kondisi di lokasi masih dalam tahap penanganan dan assessment lanjutan dengan cuaca masih hujan berintensitas deras.

Sebagai langkah awal, BPBD menyiapkan terpal untuk menutup area longsoran guna mencegah potensi longsor susulan. Selain itu, pada Kamis pagi direncanakan akan dilakukan karya bakti bersama masyarakat.

"Besok kami bersama relawan membersihkan material longsor dan mempercepat pemulihan lingkungan sekitar," jelasnya.

BPBD Kabupaten Malang mengimbau masyarakat yang bermukim di wilayah rawan bencana agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hujan lebat dengan durasi panjang, mengingat potensi bencana hidrometeorologi masih tinggi di sejumlah wilayah Kabupaten Malang. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow