Tinjau Stasiun Gubeng, Kapolri Tekankan Sinergi Layanan Kesehatan dan Keamanan Digital demi Kelancaran Mudik

Kapolri Jenderal Listyo Sigit pastikan kesiapan Stasiun Gubeng hadapi puncak mudik H-2. Simak strategi pengamanan rumah kosong dan layanan kesehatan di sini.

15 Mar 2026 - 15:33
Tinjau Stasiun Gubeng, Kapolri Tekankan Sinergi Layanan Kesehatan dan Keamanan Digital demi Kelancaran Mudik
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau fasilitas kesehatan di Stasiun Gubeng Surabaya saat Mudik 2026. (Foto: beritasatu.com)

SURABAYA, SJP – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kesiapan arus mudik Idul Fitri 2026 di Stasiun Gubeng, Surabaya, pada Minggu (15/3/2026) siang. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan seluruh infrastruktur dan sistem pelayanan siap menghadapi lonjakan penumpang yang diprediksi akan mencapai puncaknya pada H-2 Lebaran.

Dalam kunjungannya, Jenderal Listyo Sigit memantau alur keberangkatan serta berinteraksi langsung dengan para pemudik untuk memastikan kenyamanan mereka. Berdasarkan data dari posko terpadu, saat ini telah tercatat kenaikan volume penumpang sebesar 11% dibandingkan hari normal. Kapolri juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan diskon stimulus 30% bagi tiket kereta ekonomi yang telah diberlakukan pemerintah.

"Baru saja saya melakukan pengecekan langsung terkait dengan pelayanan mudik yang dilaksanakan oleh PT KAI di Stasiun Gubeng Surabaya. Tadi langsung berinteraksi dengan petugas dan penumpang untuk mengetahui kondisi terkini," ujar Kapolri kepada awak media.

Selain memantau arus penumpang, Jenderal Listyo Sigit turut memastikan kesiapan Posko Terpadu yang telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas krusial. Fasilitas tersebut meliputi layanan kesehatan darurat bagi pemudik yang kelelahan, serta sistem monitoring arus penumpang secara real-time sebagai dasar pengambilan langkah diskresi jika terjadi kepadatan berlebih. Selain itu, disiagakan pula sistem keamanan terpadu yang menyinergikan personel TNI, Polri, dan petugas internal PT KAI guna menjamin keamanan seluruh area stasiun selama masa mudik.

Kapolri menambahkan bahwa Stasiun Gubeng kini beroperasi hampir 24 jam penuh untuk melayani pergerakan pemudik, termasuk mereka yang melakukan perjalanan lintas pulau dari Kalimantan, NTT, hingga berbagai wilayah di Jawa Timur.

Menutup peninjauannya, Kapolri memberikan instruksi tegas agar pengamanan tidak hanya difokuskan pada titik transportasi. Aparat kepolisian diminta untuk memperluas jangkauan patroli hingga ke kawasan rumah-rumah yang ditinggalkan pemudik guna mengantisipasi potensi tindak kejahatan.

"Pemerintah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan maksimal. Seluruh stakeholder terkait pun diminta terus bersinergi agar arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan aman, nyaman, dan lancar tanpa hambatan berarti," pungkasnya. (**)

Sumber: beritasatu.com

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow