Jelang Putusan Kompensasi Kebocoran Pabrik Gas di Gresik, Emaak-emak Geruduk Balai Desa
Suasana Balaidesa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, riuh. Mak-mak ramai mendatangi balaidesa menuntut transparansi kompensasi kebocoran pabrik PT Linde Indonesia.
GRESIK, SJP — Puluhan ibu-ibu rumah tangga di lingkungan Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, menggeruduk balai desa setempat, Kamis (7/8/2025).
Aksi emak-emak tersebut dilakukan serentak dalam rangka mendorong kompensasi kebocoran pabrik PT Linde Indonesia sesuai permintaan warga.
Adapun permintaan kompensasi warga tersebut berbentuk uang tunai senilai Rp1,5 juta bagi warga terdampak parah, sedangkan Rp1 juta bagi warga terdampak lainnya per rumah.
Di mana warga Desa Roomo ada sebanyak 1.142 rumah.
"Kita minta transparansi soal kompensasi, kita tidak mau ditawar-tawar," teriak Suwandari, salah seorang emak-emak yang ikut dalam aksi.
Suwandari menyampaikan, kebocoran pabrik gas milik grup PT Linde Indonesia itu berdampak buruk bagi warga.
Ia menyebut, warga terganggu kesehatannya hingga harus menjalani perawatan ke rumah sakit.
Pihaknya pun meminta notulensi hasil kesepakatan kompensasi kebocoran pabrik PT Linde Indonesia sesuai permintaan warga.
"Kita minta hasil audiensi diumumkan," jelasnya.
Sementara itu, anggota BPD Desa Roomo setempat, Zahid, menanggapi kedatangan ibu-ibu rumah tangga tersebut.
Pihaknya berjanji akan mengumumkan hasil kesepakatan kompensasi kebocoran pabrik PT Linde Indonesia setelah audiensi rampung.
"Kita nanti akan umumkan," pungkasnya.
Disaat itu, audiensi kesepakatan kompensasi kebocoran pabrik PT Linde Indonesia berlangsung di Balai Desa Roomo.
Audiensi dihadiri perwakilan manajemen PT Linde dan BPD, Ketua RT, turut serta Ketua RW. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

