Jelang Mudik Lebaran 2026, Mas Rio Tinjau Perbaikan Jalur Pantura Situbondo

Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo meninjau langsung perbaikan jalan Pantura Situbondo di wilayah Bungatan. Perbaikan dikebut menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait aspal rusak dan bergelombang akibat genangan air.

03 Mar 2026 - 21:19
Jelang Mudik Lebaran 2026, Mas Rio Tinjau Perbaikan Jalur Pantura Situbondo
Bupati Situbondo meninjau langsung perbaikan jalan pantura jelang arus mudik 2026 dan tindak lanjut banyaknya pengaduan masyarakat tentang ruas jalan pantura yang bergelombang dan mengelupas

SITUBONDO, SJP – Pemerintah terus mematangkan persiapan arus mudik Lebaran 2026 agar berlangsung aman dan nyaman. Salah satu fokus utama adalah memastikan kelayakan infrastruktur jalan yang akan dilalui para pemudik.

Jalur Pantura Situbondo diprediksi menjadi salah satu ruas yang padat dilintasi kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Hingga kini, perbaikan di sejumlah titik masih terus dikebut oleh petugas.

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, turun langsung meninjau kondisi jalan Pantura, tepatnya di wilayah Kembang Sambi, Kecamatan Bungatan, Selasa (3/3/2026). Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan progres perbaikan berjalan sesuai rencana.

“Pengerjaan tadi malam dilakukan di ruas Wringin Anom, sekarang pindah ke daerah Kembang Sambi. Memang cukup banyak titik di Pantura yang mengalami kerusakan,” ujarnya.

Bupati Situbondo, yang karib disapa Mas Rio ini menjelaskan, tinjauan tersebut juga merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat. Keluhan terkait jalan rusak banyak disampaikan warga melalui media sosial maupun saat kunjungan kegiatan di lapangan.

“Banyak masyarakat yang mengadukan melalui media sosial maupun saat kami turun ke lapangan terkait kondisi jalan Pantura yang rusak,” katanya.

Dari pantauan di lapangan, sejumlah titik di jalur Pantura Situbondo mengalami kerusakan seperti aspal bergelombang dan mengelupas. Kondisi ini diduga dipicu genangan air serta tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.

“Banyak aspal yang bergelombang dan mengelupas. Karena itu kami berkoordinasi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah pusat, dan alhamdulillah perbaikannya segera ditangani,” tambahnya.

Proses perbaikan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Pasalnya, beberapa ruas jalan berada di titik rendah yang rawan tergenang air dan terdampak banjir, sehingga membutuhkan penanganan lebih serius.

Nantinya, Pemerintah Kabupaten Situbondo berharap ada peningkatan kualitas konstruksi jalan, termasuk opsi betonisasi di sejumlah titik. Langkah ini diharapkan mampu membuat ruas jalan lebih tahan terhadap genangan maupun banjir.

Dalam peninjauan tersebut, Mas Rio menyatakan optimistis jalur Pantura Situbondo akan lebih nyaman digunakan saat arus mudik dan arus balik Lebaran nanti. Meski sebagian perbaikan masih berupa tambal sulam, ia menilai kondisi itu sudah jauh lebih baik dibanding sebelumnya.

“Meski tidak semuanya menggunakan aspal baru dan masih berupa tambalan, kondisi ini sudah jauh lebih baik dan lebih aman untuk dilalui pemudik,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow