Jelang Keberangkatan, Jemaah Haji Asal Jombang Setor Koper
Jemaah menandai koper dengan beragam asesoris, termasuk bonek dan pita untuk mempermudah penandaan.
JOMBANG, SJP - Menjelang pemberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Jombang pada Selasa 6 Mei 2025, koper untuk barang bawaan jemaah sudah terkumpul di kantor Kementrian Agama (Kemenag) Jombang.
Koper bawaan jemaah selanjutnya akan dikirim ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya sehari jelang keberangkatan haji.
Uniknya, untuk memastikan tidak tertukarnya koper, para jemaah memberikan berbagai macam tanda, mulai dari boneka, tali aneka warna, gelas dan lain sebagainya.
Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Jombang, Muhajir, mengatakan, penyerahan koper sudah dilakukan sejak Minggu (4/5/2025) kemarin. Selanjutnya pada hari ini akan dilakukan pengiriman ke Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
"Alhamdulillah, seluruh jemaah haji di Kabupaten Jombang kloter 18 dan 19 sudah mengumpulkan koper di kantor Kemenag Jombang," ucap Kepala Kemenag Muhajir, Senin (5/5/2025).
Ia menjelaskan bahwa masing-masing kloter terdiri dari 376 jemaah, sehingga total ada 752 koper yang dikumpulkan.
Muhajir juga menambahkan, total jemaah haji di Kabupaten Jombang mencapai 1.038 orang. Terbagi beberapa kloter, yakni kloter 18 terdiri dari 376 jemaah, kloter 19 sebanyak 752 jemaah, dan termasuk kloter 48.
Sebelumnya juga sudah ada 7 jemaah haji yang berangkat lebih dulu pada Kamis (1/5/2025) dari rombongan kloter 48 bergabung dengan kloter 3 dari Kota Kediri.
"Jemaah haji hanya boleh membawa barang bawaan yang berada di tiga tas, yakni tas paspor, koper kabin, dan koper bagasi," ungkapnya.
Sementara untuk berat koper maksimal hanya 32 kilogram dan tas tenteng dengan berat maksimal 7 kilogram.
Isi koper pun tidak diperbolehkan membawa barang yang mudah terbakar, cairan dengan volume melebihi batas maksimal, senjata api, senjata tajam, dan power bank di atas 20.000 mAh.
"Jemaah perlu membawa barang-barang yang diperlukan untuk sehari-hari," tuturnya. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

