Jatim Kirim 103 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Sumatra, Perkuat Solidaritas Nasional Pascabencana
Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jatim, berkolaborasi dengan puluhan lembaga amil zakat yang tergabung dalam Forum Zakat (FOZ) Jatim, dan Pemerintah Provinsi Jatim, memberangkatan bantuan ini melalui program 'Bantuan Kolaborasi Kapal Kemanusiaan untuk Sumatera'.
SURABAYA, SJP — Provinsi Jawa Timur (Jatim) kembali memperkuat solidaritas nasional dengan memberangkatkan 103 ton bantuan logistik untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra, mencakup wilayah Sumatra Barat, Aceh, dan Sumatra Utara.
engiriman ini dilakukan di tengah krisis pengungsian besar dan kondisi pascabencana yang masih belum stabil di wilayah tersebut.
Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jatim, berkolaborasi dengan puluhan lembaga amil zakat yang tergabung dalam Forum Zakat (FOZ) Jatim, dan Pemerintah Provinsi Jatim, memberangkatan bantuan ini melalui program 'Bantuan Kolaborasi Kapal Kemanusiaan untuk Sumatera'.
Bantuan dilepas secara simbolis oleh Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, bersama Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar, di halaman kantor Kemenag, Sidoarjo, Jumat (12/12/2025).
Sebanyak 35 truk dan armada logistik memuat seluruh bantuan yang terdiri dari sembako, air minum, pakaian baru, popok sekali pakai, dan berbagai kebutuhan dasar mendesak lainnya.
Seluruh logistik tersebut diberangkatkan menuju Depo Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dan selanjutnya akan dikirim melalui jalur laut menuju Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatra Utara. Proses pengiriman ini bekerja sama dengan Ikatan Pengusaha Cargo Nusantara (IPCN).
Ketua FOZ Jatim, Ziyad, menyebutkan bahwa total bantuan yang mencapai 103 ton tersebut merupakan hasil kolaborasi dari 33 lembaga yang aktif dalam aksi kemanusiaan. Ia juga mengungkapkan estimasi nilai bantuan ini.
"Nilainya sekitar Rp 2,3 miliar," ujar Ziyad.
Pengiriman menggunakan Kapal Kemanusiaan dipilih untuk memastikan bantuan dapat menjangkau titik-titik distribusi di Sumatra Utara dan wilayah lainnya yang akses daratnya masih terganggu parah akibat kerusakan infrastruktur.
Wakil Gubernur Emil Dardak menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi besar ini dan menegaskan pentingnya solidaritas masyarakat untuk mempercepat pemulihan Sumatra.
"Pengiriman bantuan ini adalah bentuk kepedulian kepada saudara-saudara kita di Sumatra," ujar Emil.
Meski Pemprov Jatim sebelumnya telah mengirimkan bantuan langsung, Emil menekankan bahwa pengiriman kali ini merupakan dukungan dari masyarakat Jatim.
"Jika beberapa hari lalu bantuan dari Pemprov Jatim, hari ini bantuan dari masyarakat untuk masyarakat," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar, berharap langkah kolaboratif ini membawa manfaat nyata bagi warga yang sedang menghadapi masa-masa sulit, serta mengapresiasi keterlibatan lembaga zakat dan relawan.
Dukungan lintas daerah dan lembaga ini menjadi krusial mengingat kondisi pascabencana yang masih genting, di mana jumlah korban meninggal dilaporkan mendekati seribu jiwa, hampir satu juta warga masih bertahan di pengungsian, dan banyak wilayah yang masih terisolasi dengan akses air bersih terbatas. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

