Jalur Pantura Terendam Banjir, Kedatangan Kereta Api di Surabaya dan Malang Terlambat 5 Jam

Kondisi ini turut menenggelamkan jalur rel di petak Stasiun Pekalongan–Stasiun Sragi dengan ketinggian air mencapai 10 sentimeter di atas kepala rel.

17 Jan 2026 - 12:20
Jalur Pantura Terendam Banjir, Kedatangan Kereta Api di Surabaya dan Malang Terlambat 5 Jam
Jalur kereta api (KA) antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, terputus akibat terendam banjir. (Istimewa)

SURABAYA, SJP– Cuaca ekstrem yang memicu banjir besar di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, berdampak serius pada operasional transportasi rel. 

Ribuan penumpang kereta api (KA) tujuan Surabaya dan Malang tertahan akibat keterlambatan jadwal kedatangan hingga lima jam, Sabtu (17/1/2026).

Banjir dengan ketinggian 50 sentimeter hingga satu meter merendam ribuan rumah warga dan melumpuhkan akses jalan utama di Kota dan Kabupaten Pekalongan sejak Sabtu pagi. 

Kondisi ini turut menenggelamkan jalur rel di petak Stasiun Pekalongan–Stasiun Sragi dengan ketinggian air mencapai 10 sentimeter di atas kepala rel.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menegaskan bahwa penutupan jalur tersebut merupakan langkah mutlak demi menjamin keselamatan perjalanan.

"Kami mendahulukan aspek keselamatan karena itu merupakan kunci utama dalam operasional kereta api. Rekayasa pola perjalanan dan pemeriksaan jalur secara intensif harus dilakukan sebelum kereta diizinkan melintas," ujar Mahendro, Sabtu (17/1/2026).

Hingga pukul 07.30 WIB, PT KAI mencatat tiga rangkaian KA menuju wilayah Daop 8 mengalami keterlambatan signifikan dengan estimasi 200 hingga 300 menit. 

Dua rangkaian dijadwalkan tiba di Stasiun Surabaya Pasarturi, sementara satu rangkaian lainnya menuju Stasiun Malang.

Keterlambatan ini melanda KA yang melintasi jalur utara (Jakarta–Tegal–Semarang–Bojonegoro–Surabaya). 

KA yang mengalami hambatan operasional yakni: KA Jayabaya; KA Harina; KA Argo Anjasmoro; KA Tawang Jaya Premium; KA Blambangan Ekspres; KA Kertajaya dan KA Dharmawangsa. 

Meski arus kedatangan dari arah barat terganggu, PT KAI memastikan jadwal keberangkatan kereta api dari wilayah Daop 8 Surabaya tetap berjalan sesuai jadwal. Hingga pukul 09.00 WIB, sebanyak 18 perjalanan KA dilaporkan berangkat tepat waktu.

"Kami terus berkoordinasi dengan wilayah operasional terdampak untuk normalisasi jalur. KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan berterima kasih atas kesabaran para pelanggan," tutup Mahendro. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow