Jalan Raya Provinsi di Kencong Jember Semakin Parah, Gus Ghonim Jauhari Angkat Bicara

Mulai hancurnya jalan dan abainya pemerintah dalam pola penanganan dan pembangunan serta banyaknya truk muatan berlebih yang sebabkan semakin hancurnya jalan dan hal itu juga terpicu musim hujan juga telah tiba.

24 Oct 2025 - 10:32
Jalan Raya Provinsi di Kencong Jember Semakin Parah, Gus Ghonim Jauhari Angkat Bicara
Kondisi Jalan Raya Provinsi di Kecamatan Kencong Hancur Serta Kondisinya Menakutkan Diberi Rambu Dari Pohon Pisang Oleh Warga.(Ulum/SJP)

JEMBER, SJP - Hancurnya jalan raya provinsi di wilayah kecamatan kencong sepanjang kurang lebih 3,5 kilometer selalu menjadi polemik bagi penguna jalan.

Selain menjadi perbincangan hangat akan lambannya pemerintah provinsi dalam penanganan dan pembenahan, terus menjadi buah bibir dan isu hangat.

Tidak hanya itu saja, jalan raya provinsi ini sudah menelan ratusan korban jiwa dalam medio hampir 5 tahun belakangan ini. Hal tersebut juga mematik reaksi masyarakat dari berbagai kalangan.

Mulai hancurnya jalan dan abainya pemerintah dalam pola penanganan dan pembangunan serta banyaknya truk muatan berlebih yang sebabkan semakin hancurnya jalan dan hal itu juga terpicu musim hujan juga telah tiba.

Menyikapi keresahan warga penguna jalan dan masyarakat Kecamatan Kencong, Pengasuh Pondok pesantren Assuniyyah Gus Ghonim Jauhari angkat bicara.

"Kami meminta kepada Gubernur Jawa Timur agar segera melakukan pembenahan dan pembangunan jalan raya Kencong. Karena selain kondisi sudah parah sekali juga sudah banyak telan korban jiwa," katanya, Jumat,(24/10/2025).

Tidak hanya itu saja, Gus Ghonim yang mempunyai santri puluhan ribu tersebut juga mengaku khawatir karena kondisi jalan raya sudah parah.

"Kami juga khawatir, karena di tempat kami ada puluhan ribu santri, dan kami disini menjaga anak-anak belajar dengan baik takut juga jika nanti jadi korban kecelakaan akibat jalan rusak," jelasnya.

Sementara itu, Imam Safii selaku wakil ketua Komunitas Kencong Kota Tua yang berada di Kecamatan Kencong melihat kondisi parahnya jalan raya tersebut juga menyikapi dengan lantang.

"2026 tidak ada pembenahan menyeluruh jangan salahkan kami akan bergerak bersama dan kami blokade jalan dan truk muatan berlebih yang sebagian besar sebagai pemicu hancurnya jalan raya ini akan kami hentikan paksa," ucapnya.

Di tempat terpisah, Herman warga yang mempunyai rumah di pinggir jalan raya Wonorejo, sebagai bentuk protes akhirnya menanam pohon pisang untuk rambu-rambu penguna jalan agar tidak terjatuh dan mengalami kecelakaan.

"Ini semakin parah, dan ini sudah musim hujan.Tolong pemerintah segera bertindak, ini sudah ditambal sulam puluhan kali masih tetap rusak lagi," pungkasnya.

Perlu diketahui, jalan raya Kecamatan Kencong sendiri memang sangat parah. Tidak hanya terlihat di satu sisi, namun menyeluruh dan itu semakin berbahaya bagi penguna jalan. Apalagi sekolah-sekolah yang berada di pinggir jalan raya Kencong sangat banyak, mulai SD hingga SMA dan itu sangat menakutkan jika menjadi korban kecelakaan. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow