Jalan Penghubung Dua Desa di Nganjuk Lumpuh Akibat Kerusakan Parah

Kondisi ini bukan hanya menghambat mobilitas, tetapi juga memicu kemarahan warga yang merasa diabaikan oleh pemerintah

25 Sep 2025 - 22:34
Jalan Penghubung Dua Desa di Nganjuk Lumpuh Akibat Kerusakan Parah
Penegendara saat melintas di jalan penghubung Desa Pule - Desa Dawuhan Jatikalen (foto: kuswanto/SJP)

NGANJUK, SJP – Jalan penghubung Desa Pule dan Desa Dawuhan di Kecamatan Jatikalen, Nganjuk, kini menjadi mimpi buruk bagi warga.

Bertahun-tahun diabaikan, jalan ini hancur lebur dengan aspal yang mengelupas. Kondisi ini bukan hanya menghambat mobilitas, tetapi juga memicu kemarahan warga yang merasa diabaikan oleh pemerintah.

Pantauan di lapangan menunjukkan, jalan sepanjang 400 meter tersebut berubah menjadi kubangan air keruh disaat turun hujan. Permukaan aspal hancur total, menyisakan bebatuan tajam yang mengancam keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.

"Cuma dalan niki sing kulo lewati pak (hanya jalan ini satu satunya yang dilewati)," ujar Posirin, seorang warga Desa Dawuhan, dengan nada geram, Kamis (25/9/2025)

Kerusakan jalan ini telah melumpuhkan aktivitas ekonomi warga. Biaya transportasi membengkak akibat kerusakan kendaraan yang terus-menerus. Waktu tempuh antar desa menjadi tak terukur, menghambat distribusi hasil pertanian dan akses ke layanan penting.

Warga menuntut pemerintah Kabupaten Nganjuk segera bertindak tegas untuk memperbaiki jalan yang sudah sangat memprihatinkan ini. 

"Kami tidak butuh janji manis. Kami butuh bukti nyata. Jika pemerintah terus mengabaikan kami, jangan salahkan jika kami turun ke jalan," seru Parman warga Desa sekitar dengan nada penuh kekecewaan.

Kepala Desa Pule, Luluk Mahfodhotin Zakaria saat dikonfirmasi di ruang kerjanya mengakui keputusasaan warga. Ia mengatakan, pihaknya telah berulang kali mengajukan permohonan perbaikan jalan ke pemerintah kabupaten, namun selalu kandas di tengah jalan.

"Kami sudah melakukan yang terbaik, tapi kewenangan ada di pemerintah kabupaten. Kami hanya bisa berharap mereka segera terketuk hatinya," ujarnya dengan nada pasrah. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow