Ini Peran 2 Orang yang Diamankan Polisi Terkait Ledakan di Kandangan Kediri
Keduanya memiliki peran masing-masing. Namun, saat meracik bahan baku jadi bahan siap digunakan, hal tersebut dilakukan bersama-sama oleh keduanya.
KEDIRI, SJP - Dua orang yang diamankan Polres Kediri terkait dengan ledakan di Dusun Plumpungrejo, Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Minggu malam kemarin rupanya masih di bawah umur.
"Jadi kedua orang terduga pelaku ini perlu kami sampaikan merupakan anak di bawah umur," tutur Kasatreskrim Polres Kediri AKP Joshua Peter Krisnawan, Selasa, (17/03/2026).
Keduanya memiliki peran masing-masing. Namun, saat meracik bahan baku jadi bahan siap digunakan, hal tersebut dilakukan bersama-sama oleh keduanya.
"Satu orang ini dia berperan membeli bahan baku dari toko daring. Kemudian dia bersama dengan terduga pelaku yang kedua meracik dengan menggunakan bahan tersebut menjadi bahan peledak," tutur AKP Joshua.
Saat ini, polisi masih terus melakukan pemeriksaan intensif kepada keduanya. Belum ada penetapan tersangka kepada keduanya.
"Masih kita lakukan pemeriksaan, kita lakukan pemeriksaan. Kemudian nanti akan kita lakukan gelar perkara untuk menentukan status keduanya," jelasnya lagi.
Keduanya diamankan petugas dari wilayah Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar pada Senin malam, kurang dari 1x24 jam setelah peristiwa ledakan tersebut mengagetkan warga.
"Perlu kami sampaikan bahwa Satreskrim Polres Kediri dalam hal ini telah berhasil melakukan penangkapan terhadap dua orang di Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar pada malam Selasa. Jadi kami berhasil mengungkap kurang dari 1 kali 24 jam," jelasnya.
Seperti diketahui, ledakan terjadi pada Minggu malam (15/3/2026) sekitar pukul 23.00 tersebut, diduga disebabkan oleh bahan baku petasan. Sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa tersebut, mengaku sempat dua kali mendengar suara ledakan dengan selang waktu cukup lama.
Akibat ledakan tersebut, rumah yang diketahui milik M Yasin Nawawi itu mengalami kerusakan di sejumlah bagian. Kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp2 juta.
Menurut pemilik rumah, ledakan pertama terjadi di belakang rumah, kemudian sekitar 20 menit dari ledakan pertama menyusul ledakan yang kedua, namun dari arah teras depan. Pemilik rumah pun langsung meninggalkan rumah untuk menyelamatkan diri.
"Untuk saat ini kami pastikan bahwa tidak ada korban dalam peristiwa tersebut, hanya berupa kerugian material,” katanya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

