Ingin Mendaki Gunung Saeng Via Waru Bondowoso? Ini yang Harus Dipersiapkan dan Diperhatikan

Pendakian Gunung Saeng via Sumber Waru Bondowoso memang memberikan nuansa keindahandi sepankang rute hingga puncak. Namun, pendaki wajib ikuti aturan, siapkan mental, fisik dan logistik.

04 May 2025 - 11:04
Ingin Mendaki Gunung Saeng Via Waru Bondowoso? Ini yang Harus Dipersiapkan dan Diperhatikan
Gunung Saeng yang berdampingan dengan Gunung Piramid di pegunungan Argopuro (Foto: nanang/SJP)

BONDOWOSO, SJP - Gunung Saeng yang terletak di Desa Sumber Waru Kecamatan Binakal Kabupaten Bondowoso, masuk di dalam jajaran pegunungan Argopuro, yang bisa diakses melalui jalur pendakian via Sumber Waru.

Ada aturan yang harus diperhatikan oleh pendaki, saat menaklukkan Gunung Saeng, yang berada di 1559 meter di atas permukaan laut (MDPL) ini. Aturan ini wajib diikuti oleh seluruh pendaki, karena jalur menuju puncak Saeng hampir sama dengan Punggung Naga Gunung Piramid.

Peraturan Pendaki

  • Jangan membuang sampah sembarangan
  • Simaksi dan informasi izin terlebih dahulu kepada petugas pengelola
  • Bawa turun sampah kembali dan jangan ditinggal di gunung
  • Jika belum pernah ke Gunung Saeng, wajib menggunakan guide atau jika tidak menggunakan guide, pendaki hanya diperbolehkan mendai sampai batas punggungan situs, tidak boleh ke puncak, karena berbahaya dan terjal
  • Boleh tektok atau camp minimal 2-3 orang atau lebih, tidak boleh solo hiking/sendirian
  • Tidak diperbolehkan membuat api unggun
  • Jangan merusak alam atau berakibat sanksi blacklist

Syarat dan Ketentuan

  • Sehat jasmanai dan rohani
  • Anak usia remaja 17 tahun wajib membuat surat izin dari orang tua
  • Wajib membawa P3K
  • Sebelum melakukan pendakian, wajib registrasi simaksi beserta menyertakan KTP identitas atau kartu pelajar

Untuk Informasi pendakian Gunung Saeng via Binakal, Sumber Waru bisa langsung DM akun isntagram resmi @gunungsaeng.viabinakal atau nomor WA/TLP Basecamp: 082334260223

Menariknya Mendaki Gunung Saeng Via Sumber Waru

Gunung Saeng atau disebut Puncak Waru yang memiliki ketinggian 1559 MDPL yang terletak di Desa Sumber Waru Kecamatan Binakal, identik dengan kerucut piramida yang hampir menyerupai Gunung Piramid. Namun tidak kalah menarik, Gunung Saeng memiliki keindahan dan panorama yang cantik

Jalur Pendakian Gunung Saeng

Para pendaki akan melewati jalur tracking lembah. Gunung Saeng memiliki 3 pos dan pos bayangan. Sebelum itu, para pendaki akan melewati panjangnya sungai dan lebah yang begitu indah, lalu memasuki hutan pinus.

Setelah melewati hutan pinus, para pendaki melintasi jalur nuansa rimba yang asli dan melewati dua hutan bambu, lalu keluar dari vegetasi melewati punggungan. Di sana ada banyak spot foto dengan view keindahan dari ketinggian.

Biasanya, pendaki yang menginap, mendirikan tenda di pos 3 dan pos bayangan dengan metode summits attack (mendekati puncak gunung). Karena, di pos 3 dan pos bayangan, para pendaki bisa melihat sunrise saat pagi dan suinset saat sore hari.

Namun, disarankan agar pendaki untuk membawa tenda double layer dan air per orang minimal 3 liter serta logistik secukupnya.

Jarak, Waktu dan Jalur Terjal Harus Diperhatikan

Untuk jarak dari basecamp sampai pos 3 normalnya sekira 3-4 jam, tergantung fisik para pendaki. Dari pos terakhir ke puncak, memerlukan waktu sekira 1 jam, tergantung mental dan fisik pendaki, karena medan yang terjal di punggungan naga.

Di lokasi punggung inilah yang menjadi medan yang paling membahayakan. Karena, pada tanggal 1 Mei 2025, salah seorang pelajar bernama Fahrul Hidayatullah atau yang karib dipanggil Baim (18) meninggal dunia saat terjatuh di punggung naga Gunung Saeng Desa Sumber Waru Kecamatan Binakal Kabupaten Bondowoso,

Baim terjatuh dan ditemukan meninggal dunia di bawah tebing dengan kedalaman 150 meter. Proses evakuasi survivor ini penuh tantangan dan sangat membahayakan, karena medan yang terjal dan konsisi cuaca yang sering berubah-ubah.

Bahkan, pada Sabtu 3 Mei 2025, proses evakuasi ditunda dan Basarnas dari Jember meminta bantuan dari Basarnas Surabaya. Karena, ada personel Basarnas Jember yang mengalami cidera saat proses evakuasi. 

Masih tertarik untuk mendaki Gunung Saeng. Perhatikan aturan dan jalur pendakian. Siapkan bekal menta, fisik dan logistik. Agar bisa berangkat dan pulang dalam keadaan selamat. (**)

Editor: Rizqi Ardian
Sumber : Akun Instagram @gunungsaeng.via.sumberwaru
 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow