Imbas Banjir di Morowudi Gresik, Puluhan Motor yang Melintas Mogok

Banjir imbas luapan Sungai Lamong di Kabupaten Gresik masih belum kering. Puluhan pengendara motor macet terjebak banjir di Jakan Raya Morowudi, Kecamatan Cerme.

12 Jun 2025 - 12:32
Imbas Banjir di Morowudi Gresik, Puluhan Motor yang Melintas Mogok
Pengendara sepeda motor macet saat melintasi banjir di Jalan Raya Morowudi, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Kamis (12/6/2025). (Foto: Anis/SJP)

GRESIK, SJP — Banjir imbas luapan Sungai Lamong di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, masih terjadi, Kamis (12/6/2025). Luapan Sungai Lamong itu meluber ke Jalan Penghubung Desa (JPD) Morowudi hingga mengganggu pengendara jalan yang sedang melintas.

Tak pelak karena tingginya luberan banjir itu berdampak kepada puluhan para pengendara sepeda motor mengalami kemacetan. 

Seperti halnya yang dialami oleh salah satu pengendara motor, Suhartati warga Surabaya yang hendak berkunjung ke sanak keluarga di Kecamatan Benjeng. 

"Mogok, baru sampai rumah saudara sudah mogok kena banjir," kata Suhartati.

Suhartati mengaku terkejut dengan tingginya kondisi banjir. Ketinggian hampir setinggi pinggang, ia bersama sang suami terpaksa menuntun sepeda motor yang macet diduga akibat mesin yang kemasukan air.

Salah satu pengendara motor lainnya, Abdul Fatah warga Benjeng, Kabupaten Gresik, menyebut banjir ini merugikan sekali bagi warga yang hendak beraktivitas. 

Ia yang sedang berjualan keliling tiba-tiba kendaraannya macet saat melintasi banjir.

"Sepedanya mogok," ungkapnya. 

Menurut dia, banjir imbas luapan Sungai Lamong ini terjadi setiap tahun, dengan dampak yang sama menganggu aktivitas warga.

Fatah berharap pemerintah bisa mengatasi banjir ini agar tahun-tahun berikutnya bencana seperti ini tidak terulang. 

"Setiap tahunnya bisa dua sampai tiga kali banjir besar seperti ini," pungkasnya. 

Diketahui sebelumnya, banjir imbas luapan Sungai Lamong ini berdampak kepada lima kecamatan secara bergilir mulai Balongpanggang, Benjeng, dan Cerme.

Setidaknya belasan desa didalam Kecamatan tersebut terdampak mulai rumah, jalan raya, hingga fasilitas umum. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow