Pelaku Pembacokan di Jember Meninggal Dunia, Begini Penjelasan Polisi

Kondisi memang kritis, dan yang bersangkutan memang disarankan melakukan operasi. Namun karena kondisi tidak baik-baik saja, akhirnya yang bersangkutan meninggal dunia semalam dan sudah dimakamkan.

12 Jun 2025 - 11:01
Pelaku Pembacokan di Jember Meninggal Dunia, Begini Penjelasan Polisi
Kapolsek Umbulsari Polres Jember AKP Dian Eko Trimuryono saat dikonfirmasi. (Foto : Ulum/SJP)

JEMBER, SJP - Tersangka Berinisial AK (27) tahun asal Dusun Karang Tengah, Desa Umbulsari, Kecamatan Umbulsari yang sempat menjalani perawatan di ICU rumah sakit dr Soebandi Jember akhirnya meninggal dunia.

Hal tersebut juga disampaikan oleh keluarga pelaku yang pada saat sedang menunggu yang bersangkutan dalam kondisi tidak baik baik saja pasca pelaku terkena tembakan oleh polisi.

Hartono keluarga pelaku saat dikonfirmasi menyampaikan jika semalam kondisi pelaku kritis.

"Kondisi memang kritis, dan yang bersangkutan memang disarankan melakukan operasi. Namun karena kondisi tidak baik-baik saja, akhirnya yang bersangkutan meninggal dunia semalam dan barusan sudah dimakamkan," katanya.

Sementara itu, Kapolsek Umbulsari AKP Dian Eko Trimuryono mengatakan, bahwa dirinya mendapat kabar dari rumah sakit, jika semalam pelaku meninggal dunia. 

"Saya mendapat kabar semalam bahwa pelaku AK (27) meninggal dunia. Kami atas nama kepolisian menyampaikan duka yang mendalam bagi keluarga pelaku," ujarnya.

"Pihak keluarga juga sudah mengikhlaskan meninggalnya pelaku, dan menganggap peristiwa ini sebagai musibah. Untuk kasus ini, sudah dilimpahkan ke unit Reskrim polres Jember," pungkas Kapolsek.

Sekadar diketahui, tragedi pembunuhan terjadi di wilayah Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember, pada Selasa (10/6/2025) malam. Korban bernama Amanu (50), warga Dusun Karang Tengah, Desa Umbulsari, Kecamatan Umbulsari.

Korban diketahui merupakan seorang juragan jagal sapi di pasar hewan setempat. Pelaku diduga mantan anak buah korban yang dulu bekerja di jagal sapi.

Terduga pelaku dan korban juga masih bertetangga. Namun, sebab musabab terjadinya tragedi berdarah itu belum diketahui secara pasti.

Tidak hanya itu, usai membacok korban, pelaku yang masih emosi merasa tidak terima saat ditegur oleh ayah dan pamannya. Pelaku yang sudah kalap akhirnya membacok paman dan ayah kandungnya sendiri.

Menurut warga sekitar lokasi kejadian, Buari (57), yang mendapat informasi tentang kejadian ini mengatakan, peristiwa maut itu terjadi di rumah korban.

"Pelaku ini dulu mantan anak buahnya, namanya (korban) Pak Manu tukang jagal sapi. Tadi sekira 20.00 WIB itu masuk ke rumahnya Pak Amanu terus dibacok kena perutnya sama tangannya. Korban diketahui meninggal," kata Buari, Rabu (11/6/2025) pagi.

"Pelaku itu masih tetangga. Namanya Pa'i. Kemudian setelah pelaku pulang, pelaku diingatkan oleh ayahnya dan pamannya. Mungkin karena masih emosi, keduanya juga ikut dibacok," tuturnya.

Alhasil, dua korban meninggal dunia dalam peristiwa ini. Yakni mantan Amanu dan ayah kandung pelaku bernama Sapi’i. Sementara paman pelaku langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.(*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow