Ibu Hamil di Gresik Terkontaminasi Mikroplastik, Dokter Ungkap Ancaman Resiko
Kondisi tersebut terkorelasi dengan isu yang strategis secara nasional hari ini yaitu stunting. Stunting sendiri merupakan cikal bakal gangguan tumbuh kembang sejak dalam perut ibu hamil.
GRESIK, SJP—Penelitian air ketuban dan urin ibu hamil di Kabupaten Gresik, terungkap positif terpapar partikel mikroplastik. Temuan tersebut rupanya memiliki potensi resiko terhadap pertumbuhan dan perkembangan janin.
Partikel kimia didalam ibu hamil itu terungkap dalam penelitian lembaga studi Ecological Observation and Wetland Conservations (ECOTON) bersama Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR).
Akademisi UNAIR, Lestari Sudaryanti, mengungkap paparan mikroplastik itu pastinya akan berdampak kepada metabolisme dan sistem yang ada didalam tubuh.
Ia menyebut, melalui mekanisme stres oksidatif, paparan mikroplastik itu akan memicu terjadinya implamasi. Kalau implamasi tidak terkendali maka akan mempengaruhi proses tumbuh kembang janin.
"Itu yang sedang akan menjadi serangkaian penelitian, melihat berat badan bayi yang dilahirkan bagaimana," kata peneliti, sekaligus dosen Prodi Kebidanan FK UNAIR, Lestari, Minggu (2/11/2025).
Lestari mengatakan, kondisi tersebut terkorelasi dengan isu yang strategis secara nasional hari ini yaitu stunting. Stunting sendiri merupakan cikal bakal gangguan tumbuh kembang sejak dalam perut ibu hamil.
Menurut dia, paparan kimia itu akan berpengaruh, namun banyak atau sedikit jumlah mikroplastik perlu dibuktikan melalui penelitian.
"Karena analisis sementara, data kita masih ngacak antara parameter satu dan lainnya. Ini belum selesai, masih perlu proses analisis yang panjang untuk sampai kepada kesimpulan," jelasnya.
Lanjut Lestari, ketika para ibu hamil terdampak implamasi karena banyaknya tumpukan mikroplastik dipastikan mempengaruhi proses pembentukan janin. Di mana, selama proses tumbuh kembang janin itu akan melalui tiga tahap trimester seperti pembentukan organ, fungsi tubuh, hingga berat badan bayi.
"Masalahnya hari ini, kita belum bisa membuktikan apakah itu berhubungan atau tidak. Kita akan membuktikan dengan adanya tumpukan mikroplastik ada stres oksidatif sehingga memicu implamasi atau peradangan," pungkasnya. (*)
Editor: Danu
What's Your Reaction?

