Hujan Deras sejak Sore, 8 Kecamatan di Probolinggo Terdampak Banjir dan Longsor

Hujan sejak kemarin sore, membuat jembatan penghubung desa juga putus terseret banjir hingga berdampak pada 8 kecamatan

06 Feb 2025 - 09:31
Hujan Deras sejak Sore, 8 Kecamatan di Probolinggo Terdampak Banjir dan Longsor
Hujan deras pada Rabu (5/2/2025) sore hingga malam mengakibatkan sejumlah wilayah di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, dilanda banjir. Selain rumah warga tergenang air hingga dua jembatan putus (Rahmad/SJP)

PROBOLINGGO, SJP - Hujan deras yang melanda Kabupaten Probolinggo pada Rabu (5/2/2025) sore hingga malam telah menyebabkan banjir dan tanah longsor di 8 kecamatan. 

Selain itu, jembatan penghubung desa juga putus terseret banjir. Jembatan itu terletak di Dusun Gilih, Desa Seboro, Kecamatan Krejengan.

Adapun 8 kecamatan yang terdampak meliputi Kecamatan Tiris, Krucil, Gading, Maron, Kraksaan, Pajarakan, Krejengan, dan Pakuniran. 

Banjir tersebut juga menimbulkan kerusakan infrastruktur yang cukup parah. Tanah longsor terjadi di Desa Segaran, Kecamatan Tiris. Rumah-rumah ambruk di Desa Plaosan dan Desa Kalianan, Kecamatan Krucil.

Kemudian jalan desa yang terputus terjadi di Desa Kaliacar, Kecamatan Gading. Serta satu jembatan di Desa Brabe, Kecamatan Maron juga dilaporkan putus.

Kepala BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Syarif menjelaskan, mayoritas bencana yang terjadi disebabkan oleh luapan air sungai akibat hujan deras yang terjadi sejak sore hingga malam. 

BPBD akan melakukan asesmen di lokasi terdampak dan merencanakan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana.

BPBD setempat mengimbau masyarakat, terutama yang berada di daerah rawan bencana, untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan banjir dan longsor sewaktu-waktu.

Selain itu, BPBD juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, relawan, dan instansi terkait percepatan penanganan darurat dan pemulihan pascabanjir dan longsor di Probolinggo. 

Hal ini bertujuan untuk meminimalkan kerugian dan mengoptimalkan upaya penanganan bencana secara efektif dan efisien. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow