Perkuat Kolaborasi, Kabaharkam Polri Hadiri Ngopi Kamtibmas di Kota Kediri
Sinergi ini dinilai menjadi kunci utama dalam mendeteksi dan mengantisipasi permasalahan sosial sejak dini.
KOTA KEDIRI, SJP–Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Karyoto, mendorong jajaran kepolisian di daerah untuk mengedepankan kolaborasi dan meningkatkan kehadiran fisik di tengah masyarakat.
Hal ini disampaikan usai mengikuti kegiatan "Ngopi Kamtibmas" bersama jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat di Kota Kediri, Senin (20/04/2026) malam.
Komjen Pol Karyoto menekankan pentingnya upaya preventif yang nyata dari personel kepolisian di wilayah.
Menurutnya, polisi tidak hanya sekadar hadir, tetapi harus memberikan dampak manfaat langsung bagi aktivitas warga sehari-hari.
"Kami mengharapkan polisi di wilayah lebih banyak melakukan upaya nyata. Lebih banyak berkolaborasi dan muncul di tengah masyarakat. Tidak hanya muncul, tapi harus terlihat dan bermanfaat, seperti mengatur lalu lintas di pagi hari serta aktif berpatroli saat jam pulang kerja," tutur Komjen Pol Karyoto.
Dalam arahannya, jenderal bintang tiga ini juga menggarisbawahi pentingnya menjaga soliditas Tiga Pilar (Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan perangkat kelurahan).
Sinergi ini dinilai menjadi kunci utama dalam mendeteksi dan mengantisipasi permasalahan sosial sejak dini.
"Tiga pilar itu harus selalu bersama-sama melihat permasalahan yang ada. Permasalahan yang besar dikecilkan, yang kecil dihilangkan. Pemerintah harus bersatu dengan masyarakat, akademisi, dan media. Media memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kondusivitas," jelasnya.
Kepada generasi muda, Kabaharkam menitipkan pesan agar memiliki rasa tanggung jawab terhadap kemajuan daerah.
Ia juga mengingatkan agar kemampuan bela diri yang dimiliki digunakan untuk hal positif, bukan untuk mengganggu ketertiban umum.
Sementara itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memperkenalkan inovasi Ronda Digital berbasis integrasi CCTV sebagai langkah modernisasi keamanan lingkungan.
Wanita yang karib disapa Mbak Wali ini menjelaskan bahwa konsep ronda konvensional kini diperkuat dengan teknologi. Saat ini, terdapat sekitar 1.580 unit CCTV yang tersebar di wilayah Kecamatan Kota dan telah terintegrasi di 17 kelurahan.
"Dulu kita sering ronda keliling kampung, sekarang kita kuatkan dengan kemajuan teknologi. Dengan CCTV yang terintegrasi, pemantauan kondisi lingkungan secara real-time menjadi lebih mudah dan respons terhadap gangguan keamanan bisa lebih cepat," ungkap Vinanda.
Acara ditutup dengan penyerahan bantuan peralatan Kamtibmas secara simbolis kepada perwakilan masyarakat Kota Kediri guna mendukung pengamanan swakarsa di lingkungan masing-masing. (**)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

