Hujan Deras Picu Longsor Beruntun di Tulungagung, Lima Desa Terdampak
Bencana longsor melanda lima desa di dua kecamatan di Tulungagung setelah diguyur hujan lebat. Sejumlah rumah rusak dan akses jalan terputus akibat bencana ini.
TULUNGAGUNG, SJP — Hujan deras yang mengguyur wilayah pegunungan Kabupaten Tulungagung pada Selasa (19/8/2025) siang hingga sore memicu tanah longsor di sejumlah desa di Kecamatan Pagerwojo dan Karangrejo.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung, Gilang Zella Kusuma mengatakan, titik longsor terbanyak terjadi di Kecamatan Pagerwojo, termasuk Desa Kradinan yang sebelumnya menimbun SDN 2 Kradinan.
“Di Desa Wonorejo ada empat titik longsor menimpa empat rumah warga di dusun berbeda. Rumah Mutini di Dusun Suruh mengalami kerusakan parah setelah tembok sepanjang lima meter jebol diterjang material sekitar 15 meter kubik,” ujarnya, Rabu (20/8/2025).
Longsor juga berdampak pada rumah Sukiran yang berada di dusun sama, dengan volume material sekitar 30 meter kubik, masuk menerjang pintu rumah, sehingga dikhawatirkan terjadi kerusakan lebih lanjut jika longsor susulan terjadi.
Rumah milik Erna di Dusun Jeruk tertimbun material longsor sekitar 20 meter kubik. Sedangkan rumah Abu di Dusun Boro, mengalami kerusakan pada bagian dapur akibat terkena material 7 meter kubik.
Di Desa Gambiran, tepatnya Dusun Prambon, material tanah longsor merusak dapur rumah Karyoto dan menutup akses jalan antar-dusun sepanjang 20 meter dengan lebar 10 meter dan ketebalan material mencapai 3 meter.
Peristiwa serupa juga terjadi di Dusun Pereng, Desa Babatan, Kecamatan Karangrejo, dengan dimensi longsoran sekitar 10 x 10 meter dan ketebalan 2 meter menimpa kandang dan dapur milik Ami.
BPBD mengingatkan masyarakat yang tinggal di lereng perbukitan agar tetap siaga, karena potensi longsor susulan masih tinggi meskipun cuaca cerah pada Rabu pagi.
“Hingga kini tidak ada laporan korban jiwa, tetapi pemantauan di titik rawan terus kami lakukan untuk mengantisipasi risiko lebih besar,” tegas Gilang.
Informasi terbaru, longsor juga terjadi di Desa Gondanggunung, Kecamatan Pagerwojo, serta berdampak pada rumah warga milik Juari dan Amrin di Dusun Takroto, dengan kerusakan masih dalam pendataan petugas. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

