Hidupkan Kembali Ikon Kota, Wali Kota Probolinggo Tanam Mangga dan Anggur di Jrebeng Lor

Pemkot Probolinggo kembali menghidupkan ikon daerah. Lewat penanaman mangga dan anggur di Jrebeng Lor, diharapkan lahir sentra buah unggulan sekaligus wisata edukasi bagi masyarakat.

08 Apr 2026 - 19:19
Hidupkan Kembali Ikon Kota, Wali Kota Probolinggo Tanam Mangga dan Anggur di Jrebeng Lor
Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin saat menanam bibit mangga. (Foto: Humas Pemkot Probolinggo)

KOTA PROBOLINGGO, SJP - Pemerintah Kota Probolinggo terus berupaya mengembalikan kejayaan buah khas daerah dengan melakukan penanaman bibit mangga dan anggur di kawasan demplot pertanian Kelurahan Jrebeng Lor. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, sebagai langkah nyata dalam melestarikan tanaman ikonik sekaligus menjadikannya sebagai percontohan bagi masyarakat.

Penanaman ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk menghidupkan kembali identitas Kota Probolinggo sebagai daerah penghasil mangga dan anggur. Selain itu, keberadaan demplot juga diharapkan mampu menjadi sarana pembelajaran sekaligus pengembangan sektor pertanian berbasis edukasi.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Probolinggo, Trilliya A, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk mengedukasi masyarakat tentang teknik budidaya yang baik dan benar. Menurutnya, demplot ini akan menjadi pusat pembibitan serta pengembangan tanaman buah unggulan.

“Melalui demplot ini, masyarakat dapat belajar budidaya mangga dan anggur yang benar, sekaligus menjadi pusat pengembangan dan pembibitan,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, ditanam sebanyak 80 pohon mangga yang terdiri dari 48 varietas manalagi dan 32 varietas arum manis. Sementara itu, tanaman anggur yang ditanam mencapai 48 pohon dengan berbagai varietas unggulan seperti Prabu Bestari, Probolinggo Biru, Jupiter, Ninel, dan Transfiguration.

Upaya ini melanjutkan program sebelumnya yang telah dilaksanakan pada 31 Maret 2026, di mana Pemerintah Kota Probolinggo menanam sekitar 200 pohon anggur yang tersebar di 11 perangkat daerah, 3 kecamatan, dan 20 kelurahan.

Secara keseluruhan, luas demplot pertanian di Kelurahan Jrebeng Lor mencapai 0,68 hektare. Lahan tersebut dibagi menjadi dua bagian, yakni demplot mangga seluas 0,42 hektare yang ditanami 80 pohon, serta demplot anggur seluas 0,26 hektare. Dari total area anggur tersebut, sekitar 0,16 hektare telah ditanami kurang lebih 150 pohon dari berbagai varietas.

Wali Kota Aminuddin menegaskan bahwa keberadaan tanaman mangga dan anggur di Kota Probolinggo saat ini mulai berkurang, sehingga diperlukan langkah konkret untuk mengembalikannya sebagai identitas daerah. Ia pun menargetkan kawasan demplot ini menjadi pusat percontohan sekaligus pembibitan yang berkelanjutan.

“Kurang lebih tiga perempat hektare ini kita penuhi dengan mangga dan anggur, agar menjadi ikon dan percontohan. Nanti kita siapkan panen raya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya perawatan tanaman secara konsisten agar hasil yang diperoleh dapat maksimal dan berkelanjutan. Dengan pengelolaan yang baik, kawasan ini diharapkan mampu menghasilkan buah sepanjang tahun.

“Ke depan, kawasan ini diharapkan menjadi sentra yang mampu menyediakan mangga dan anggur sepanjang waktu serta memperkuat identitas Kota Probolinggo sebagai daerah penghasil buah unggulan,” imbuhnya.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Probolinggo optimistis dapat menggerakkan kembali sektor pertanian lokal, sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat dan pengembangan potensi wisata berbasis pertanian. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow