Hidup Sebatang Kara, Warga Desa Bataan Bondowoso Ditemukan Meninggal di Rumahnya
Seorang warga Desa Bataan, Kecamatan Tenggarang, Bondowoso, ditemukan meninggal dunia di rumahnya setelah beberapa hari tak terlihat beraktivitas. Korban diketahui hidup sebatang kara dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.
BONDOWOSO, SJP – Kesunyian sebuah rumah di Desa Bataan, Kecamatan Tenggarang, Bondowoso, akhirnya terjawab dengan kabar duka. Seorang pria bernama Didik Haryadi (54) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Sabtu (7/2/2026) sore.
Didik diketahui hidup seorang diri sejak ibunya meninggal dunia beberapa waktu lalu. Dalam kesehariannya, ia jarang berinteraksi dengan warga sekitar. Satu-satunya orang yang kerap berhubungan dengannya adalah Mamang, saudaranya, yang membuka usaha potong rambut tepat di depan rumah korban.
Kecurigaan warga muncul ketika Didik tak lagi terlihat beraktivitas selama hampir tiga hari. Pintu rumahnya selalu tertutup dan terkunci, sementara setiap kali diketuk, tak ada jawaban dari dalam.
Merasa ada yang tidak beres, tetangga kemudian melapor kepada Ketua RT, RW, hingga pemerintah desa. Laporan tersebut diteruskan ke pihak kepolisian untuk dilakukan pengecekan.
“Kami koordinasi dengan Polsek, dan saat dicek korban sudah ditemukan meninggal dunia di dalam rumah,” ujar Kepala Desa Bataan, Hariyanto.
Jenazah Didik selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Bondowoso untuk dilakukan pemeriksaan luar. Pihak kepolisian memastikan proses evakuasi berjalan dengan lancar dan disaksikan perangkat desa serta warga setempat.
Kasi Humas Polres Bondowoso, Iptu Bobby Dwi Siswanto, membenarkan peristiwa tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban,” jelasnya.
Peristiwa ini menyisakan duka dan keprihatinan warga sekitar. Sosok Didik dikenal pendiam dan menjalani hari-harinya dalam kesunyian, hingga akhirnya kepergiannya baru disadari setelah beberapa hari tak terlihat. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

