PWI Trenggalek Bantu Warga Terdampak Kekeringan

Kekeringan kali ini, berbeda dengan tahun lalu, karena cakupan wilayah yang terdampak cukup parah hingga 10 kecamatan. Padahal, periode lalu hanya ada 2 kecamatan. Sehingga, diperlukan sinergitas antar stakeholder guna membantu memberikan solusi bersama.

20 Oct 2023 - 06:30
PWI Trenggalek Bantu Warga Terdampak Kekeringan
PWI Trenggalek, Bersama dengan Polsek Suruh, BPBD Kabupaten Trenggalek, saat mendistribusikan air bersih di RT 43 RW 7 Desa Mlinjon Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek, Kamis (19/10/2023). (foto : kominfo.jatimprov.go.id)

Kabupaten Trenggalek, SJP - Bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Trenggalek, membantu warga terdampak kekeringan di RT 43 RW 7 Desa Mlinjon Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek, dengan mengirim dua tanki berkapasitas masing-masing 5000 liter, Kamis (19/10/2023).

Kemudian, Ketua PWI Trenggalek, Hardi Rangga, menyampaikan, ini bentuk rasa kepedulian terhadap sesama anak bangsa yang sedang membutuhkan uluran bantuan.

“Tanpa tendensi apapun, inisiasi ini murni karena kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang sedang kesulitan air bersih,” ungkap Hardi.

Menurutnya, untuk penyaluran bantuan pihak, PWI telah berkoordinasi dengan BPBD Trenggalek.

“Alhamdulillah, dengan komunikasi dan koordinasi yang baik antar PWI dan BPBD Trenggalek mampu menyediakan dua tangki air bersih siap kirim,” ujarnya.

Diharapkan, masih kata Hardi, kegiatan ini akan memotivasi pihak lain ikut ambil bagian.

"Ketika semua pihak punya kepedulian, maka beban warga terdampak kekeringan minimal terkurangi. Kami berharap, bantuan kecil ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan dengan tepat sasaran,” harapnya.

Sementara Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono menyatakan, bantuan air bersih kali ini hasil kolaborasi antara Pemkab Trenggalek dan PWI.

“Untuk bantuan kali ini, memang hasil kolaboratif antara Pemkab Trenggalek melalui BPBD dan PWI. Ada 2 tangki air bersih yang siap didistribusikan,” ujar Triadi.

Kekeringan kali ini menurut Triadi, berbeda dengan tahun lalu, karena cakupan wilayah yang terdampak cukup parah hingga 10 kecamatan. Padahal, periode lalu hanya ada 2 kecamatan. Sehingga, diperlukan sinergitas antar stakeholder guna membantu memberikan solusi bersama. (**)

Editor : Queen Ve
Sumber : kominfo.jatimprov.go.id

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow