Hari Kedua Pencarian Korban Tenggelam di Bangkalan Tetap Nihil
Sesuai SOP, jika dalam tujuh hari tidak kunjung ditemukan, maka pencarian akan dihentikan
BANGKALAN, SJP - Hari kedua upaya pencarian korban tenggelam di Sungai Desa Blega, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan hingga saat ini masih belum membuahkan hasil.
Informasinya, korban bernama Sohibul Qirom (16) dari Dusun Serpang, Desa Durin Timur, Kecamatan Konang. Korban dilaporkan hilang terseret arus sungai pada, Selasa (21/1/2025).
"BPBD Bangkalan dan Sampang tetap melakukan penyisiran hingga pukul lima sore. Pencarian dari kemarin sama, hingga ke muara sungai sejauh lima belas kilometer dari titik jatuh," jelas Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Candra Rhomadani Amin, Rabu (22/1/2025).
Menurutnya, remaja yang terseret arus sungai tersebut sempat diselamatkan oleh warga. Namun karena korban tidak bisa berenang dan arus sungai deras, akhirnya tubuh korban tenggelam dan tidak kelihatan lagi.
Kata Candra, pencarian korban di hari kedua ini lebih maksimal. Sebab petugas melakukan penelusuran hingga ke muara sejauh 15 kilometer dan dilakukan secara berulang.
Namun, karena arus sungai yang deras dan air sungai keruh, pihaknya mendapatkan kesulitan. Tetapi petugas tetap berusaha semaksimal mungkin hingga batas waktu tertentu.
Saat ini pihaknya mengerahkan 5 armada. Namun kendala yang dihadapi yaitu banyaknya tumpukan sampah di Sungai.
Pencarian tetap berlangsung hingga korban bisa ditemukan. Pihaknya tetap melakukan upaya semaksimal mungkin. Jika hari ini masih belum membuahkan hasil, pencarian dilanjutkan besok pagi.
"Sesuai dengan SOP (standar operasional prosedur, red), upaya pencarian ini hingga tujuh hari. Jika dalam tujuh hari ini belum juga ditemukan, pencarian dihentikan," pungkasnya. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

