Tempuran Mojokerto Kembali Dilanda Banjir, Luapan dari Sungai Avour Jombang
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto Yoi Afrida menyebut, banjir disebabkan luapan sungai Avour Jombok, yang berlokasi di Kesamben, Kabupaten Jombang.
MOJOKERTO, SJP - Baru saja masyarakat Desa Tempuran merasa lega banjir yang merendam selama sepekan lalu sudah surut. Kini mereka kembali dibuat waswas lantaran banjir kembali datang.
Walau banjir tak separah yang terjadi sebulan lalu. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto Yoi Afrida menyebut, banjir disebabkan luapan sungai Avour Jombok, yang berlokasi di Kesamben, Kabupaten Jombang.
"Banjir merendam pemukiman, sekolah dan lahan persawahan," katanya, Kamis (23/1/2025).
Data yang dihimpun, ketinggian air di rumah warga sekitar 10 hingga 20 sentimeter.
Sementara area persawahan yang terdampak total 97 hektare. Persawahan yang berlokasi di Dusun Bekucuk, tercatat 60 hektare padi dan 7 hektare tebu buang terdampak.
Di laham pertanian Dusun Tempuran, tercatat sebanyak 15 hektare padi dan 15 hektare tebu yang terdampak.
"Pukul 09.00 WIB tadi debit air naik perlahan. Dua pompa milik BBWS sudah disiagakan," tutupnya. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

