Harga Daging Ayam Merangkak Naik Jelang Ramadan di Pasar Tradisional Jombang
Saat ini, harga mencapai Rp 38 ribu per kilogram, naik dari kisaran sebelumnya Rp 35 ribu hingga Rp 37 ribu per kilogram.
JOMBANG, SJP – Menjelang bulan Ramadan, harga daging ayam potong di Pasar Pon, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, mengalami kenaikan bertahap. Saat ini, harga mencapai Rp38 ribu per kilogram, naik dari kisaran sebelumnya Rp35 ribu hingga Rp37 ribu per kilogram.
Sayidah Rania, pedagang ayam di Pasar Pon, mengungkapkan bahwa kenaikan harga sudah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.
"Awalnya Rp35 ribu, sempat naik jadi Rp36 ribu sampai Rp37 ribu, sekarang sudah Rp38 ribu per kilo," ujarnya saat ditemui wartawan pada Senin (16/2/2026).
Menurut Sayidah, lonjakan harga dipicu meningkatnya permintaan masyarakat menyambut Ramadan. Selain itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut mendorong kebutuhan daging ayam di pasaran. Sayangnya, tingginya permintaan tidak diimbangi dengan pasokan yang memadai.
"Iya permintaan itu banyak tapi stok pasokannya kurang," jelasnya.
Meski harga naik, aktivitas pembelian tetap berjalan normal. Para konsumen, kata dia, tetap membeli kebutuhan seperti biasa meski harus merogoh kocek lebih dalam. Sayidah berharap harga tidak kembali merangkak naik dalam waktu dekat.
"Kalau kekurangan pelanggan tidak, malah banyak yang mencari. Tapi ya itu stoknya cepat habis," ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Jombang, Warsubi, saat memantau harga bahan pokok di Pasar Pon pada Jumat (13/2/2026) lalu, menyebut secara umum harga masih dalam batas wajar meski beberapa komoditas mengalami perubahan.
Berdasarkan pantauan di pasar, beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual Rp12 ribu per kilogram, beras premium Rp14.900 per kilogram, dan telur ayam ras naik dari Rp28 ribu menjadi Rp29 ribu per kilogram.
Untuk komoditas lain, harga daging sapi bertahan di Rp110 ribu per kilogram. Cabai rawit merah turun dari Rp80 ribu menjadi Rp70 ribu per kilogram, sedangkan cabai keriting dan cabai besar dijual Rp28 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram.
Warsubi menegaskan, pemerintah daerah siap melakukan operasi pasar bersama Bulog jika terjadi lonjakan harga yang tidak wajar.
"Jika terjadi gejolak harga, kami pasti turun melakukan operasi pasar bersama Bulog. Dalam dua minggu terakhir harga relatif stabil, bahkan beberapa komoditas seperti cabai rawit dan cabai besar justru mengalami penurunan," tegas Warsubi.
Terkait ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan, ia memastikan stok dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. "Stok aman," pungkasnya. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

