Harga BBM Pertamax Cs Turun Mulai 1 Juni 2025

Penyesuaian ini mencakup berbagai tipe BBM dalam kategori Pertamax Series dan Dex Series, sesuai dengan ketentuan terbaru dari regulasi pemerintah.

01 Jun 2025 - 11:18
Harga BBM Pertamax Cs Turun Mulai 1 Juni 2025

suarajatimpost.com - PT Pertamina (Persero) resmi mengumumkan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang berlaku mulai 1 Juni 2025 di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Jabodetabek. Penyesuaian ini mencakup berbagai tipe BBM dalam kategori Pertamax Series dan Dex Series, sesuai dengan ketentuan terbaru dari regulasi pemerintah.

Menurut informasi resmi dari laman Pertamina pada Minggu, 1 Juni 2025, perubahan harga ini merupakan bagian dari penerapan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Regulasi ini merupakan revisi dari Kepmen ESDM Nomor 62 K/12/MEM/2020, yang mengatur formula penetapan harga dasar untuk menentukan harga eceran BBM di SPBU di seluruh Indonesia.

Di wilayah Jabodetabek, beberapa jenis BBM nonsubsidi mengalami penurunan harga signifikan. Berikut adalah rincian harga terbaru:

  •  Dexlite (CN 51): kini dijual seharga Rp12.740 per liter, turun Rp610 dari sebelumnya Rp13.350 per liter.
  • Pertamina Dex (CN 53): harganya turun menjadi Rp 13.200 per liter, dari sebelumnya Rp 13.750, penurunan Rp 550.
  • Pertamax (RON 92): kini dipasarkan seharga Rp 12.100 per liter, turun Rp 300 dari harga sebelumnya Rp 12.400.
  • Pertamax Green (RON 95): mengalami penyesuaian menjadi Rp 12.800 per liter, turun Rp 350 dari harga sebelumnya Rp 13.150.
  • Pertamax Turbo (RON 98)**: harganya turun menjadi Rp 13.050 per liter, dari sebelumnya Rp 13.300, penurunan Rp 250.

Sementara itu, harga bahan bakar bersubsidi tetap stabil. Harga Pertalite tetap di angka Rp 10.000 per liter, dan Biosolar tidak mengalami perubahan, tetap di level Rp 6.800 per liter.

Dengan penyesuaian harga BBM ini, pelanggan disarankan untuk lebih bijak dalam penggunaan bahan bakar dan memanfaatkan teknologi kendaraan yang efisien. Penggunaan kendaraan ramah lingkungan dan perencanaan perjalanan bisa membantu mengurangi pengeluaran secara signifikan.

Penurunan harga BBM nonsubsidi mulai berlaku efektif 1 Juni 2025, sebagai bagian dari regulasi pemerintah untuk menyesuaikan harga bahan bakar sesuai dengan kondisi pasar. (**)

Sumber : beritasatu.com

Editor : Danu S

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow