Gudang Produksi Kerupuk di Jombang Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta
Setelah memeriksa tempat kejadian, polisi tidak mendapati adanya korban jiwa. Namun akibat dari kebakaran itu menghanguskan kurang lebih 80 persen bangunan gudang kerupuk
JOMBANG, SJP - Bangunan gudang produksi kerupuk di Desa Segodorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang hangus terbakar pada Kamis (10/4/2025) sekira pukul 01.00 WIB.
Bangunan berikut alat produksi kerupuk milik Amanu (62), warga setempat, hangus rata dengan tanah. Bahkan, akibat dari kebakaran tersebut, dia harus merugi ratusan juta rupiah.
Awal kebakaran diketahui Amanu bersama dua pekerja pembuat kerupuk: Sahal (52) dan Santoso (50). Api dari dalam ruang bangunan gudang dengan cepat menyambar barang-barang.
Ketiga saksi sempat berusaha memadamkan api dibantu oleh warga sekitar. Mereka menggunakan alat seadanya. Namun pemadaman tidak berhasil. Justru api semakin membesar.
Karena tak kuasa menjinakkan si jago merah, Amanu segera melapor kepada pemerintah desa (pemdes). Laporan kemudian diteruskan ke Polsek Sumobito dan Pemadam Kebakaran (Damkar).
Kapolsek Sumobito, AKP Bagus Tejo Purnomo menyampaikan, usai mendapat laporan, pihak kepolisian dan Damkar segera turun ke lokasi untuk membantu menjinakkan api.
"Setelah laporan itu, petugas Damkar tiba di lokasi dengan 2 unit mobil Damkar Mojoagung. Saat itu kondisi apinya sudah membesar," ucapnya, Kamis (10/4/2025).
Setelah sekitar tiga jam lebih upaya pemadaman, akhirnya api baru bisa dijinakkan. Sebagian besar bangunan dan isi gudang kerupuk hangus tak tersisa.
"Korban mengalami kerugian sekitar 200 juta rupiah. Dugaan sementara api timbul karena korsleting listrik dari dalam gudang," tandasnya.
Setelah memeriksa tempat kejadian, polisi tidak mendapati adanya korban jiwa. Namun akibat dari kebakaran itu menghanguskan kurang lebih 80 persen bangunan gudang kerupuk. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

