Rumpun Bambu di Kota Blitar Terbakar Lagi, Warga Curiga Ada Unsur Kesengajaan
Peristiwa kebakaran lahan rumpun bambu di Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Blitar terjadi pada Sabtu (2/8/2025) malam. Berdasarkan keterangan dari warga sekitar, peristiwa kebakaran itu terjadi diduga karena ada unsur kesengajaan.
KOTA BLITAR, SJP - Kobaran api besar terlihat di daerah Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar pada Sabtu (2/8/2025) malam. Setelah ditelusuri, kebakaran itu terjadi pada lahan rumpun bambu di Kelurahan Pakunden, tepatnya di RT 1 RW 5 atau pinggir sungai.
Ketua RT 1 RW 5 Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, Muhammad Mujid mengatakan awalnya sekira pukul 20.45 WIB, ia mendengar suara aneh dan setelah dicek, kondisi kobaran api sudah membesar.
"Awalnya saya dengar suara 'kletok-kletok' dan saya lihat apinya sudah besar. Ini kejadian pembakaran sampah dari warga sebelah, Kelurahan Sukorejo. Walaupun saya tidak tau persis, tapi kalau orang Pakunden jarang mengakses lokasi sini, kan berada di pinggir sungai," kata dia, Ahad (3/8/2025).
Dia menduga peristiwa kebakaran di lahan rumpun bambu ini terjadi karena ada unsur kesengajaan. Pasalnya, peristiwa kebakaran di lokasi yang sama sudah terjadi sebanyak tiga kali.
Menurutnya, modus dari kebakaran lahan rumpun bambu itu, karena ingin mengambil pasir. Artinya, dengan merusak ekosistem sungai dengan cara membakar vegetasi penahan tanah seperti bambu, kemudian akan memicu erosi sungai agar pasir mudah diambil.
"Kalau saya pikir ada indikasi kesengajaan, karena sudah tiga kali. Terakhir itu pada 20 Juli kemarin, saya yang matikan apinya. Kalau kepentingan, dugaan saya ingin mengambil pasir di bawah. Kan itu ada totokan air, biar tergerus lalu diambil pasirnya. Kalau ada pembakaran ini nanti bambu tumbang, dan diambil pasirnya," ujarnya.
Sementara itu, Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Blitar Bayu Wijayanto menyebut proses pemadaman dan pembahasan di lokasi kebakaran lahan rumpun bambu berlangsung selama 30 menit dan ada dua unit mobil kebakaran yang diterjunkan.
Saat melakukan pemadaman, petugas sempat mengalami kesulitan karena medan yang turun ke bawah berjarak sekitar 300 meter dan kondisi malam hari.
"Info dari warga sekitar ada pembakaran sampah yang lokasinya di pinggir sungai. Kalau untuk penyebab pasti masih kita koordinasikan dulu," imbuhnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

