GPM di Kabupaten Malang Sediakan Beras SPHP Seharga Rp55 Ribu Per Sak
Polres Malang bersama TNI dan DKP menyalurkan beras murah Rp55 ribu per 5 kg tengah menyalurkan beras murah ke kecamatan-kecamatan di Kabupaten, antusias warga tinggi.
MALANG, SJP – Polres Malang bekerja sama dengan TNI, Forkopimda, dan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang (DKP) bakal terus menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di 33 kecamatan.
Selama tiga hari terakhir, total 1.493 ton beras telah disalurkan dengan harga Rp55.000 per 5 kg, jauh di bawah HET Rp62.500. Setiap warga dibatasi pembelian maksimal 2–3 sak per orang agar distribusi merata.
“Alhamdulillah, mulai kemarin GPM nasional sudah menyalurkan ribuan ton beras dalam tiga hari,” ujar Mahila Surya, Kepala DKP Kabupaten Malang, Selasa (2/9/2025).
Mahila menjelaskan, harga Rp55.000 per 5 kg bisa dicapai karena beras SPHP keluar dari gudang Bulog dengan harga Rp11.000 per kg.
“Ini harga yang luar biasa, fantastis, belum pernah ada SPHP seharga Rp55 ribu, karena subsidi dari Forkopimda," jelasnya.
Distribusi di tiap kecamatan berbeda-beda, ada yang langsung habis dalam satu hari, ada yang dua hari habis.
“Kami masih petakan mana-mana kecamatan yang masih membutuhkan,” tambah Mahila. Stok beras STHP dipastikan aman hingga Desember.
Selain beras, kuota gula dan minyak juga sedang dihitung untuk penyaluran berikutnya. Kegiatan ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat seperti kemarin saat penyaluran GPM di Pakisaji Kabupaten Malang.
Sebelumnya, Polres Malang telah menggelar GPM di dua titik, yakni Kecamatan Kepanjen dan Kecamatan Dampit, menyalurkan hampir 10 ton beras medium SPHP kemasan 5 kg.
Di Kecamatan Kepanjen, 988 paket ludes terjual, sementara di Kecamatan Dampit 1.000 paket habis diborong warga. Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, mengatakan,
“Polri bersama Bulog dan dinas terkait berkomitmen membantu masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah ini. Respon warga sangat positif,” terangnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

