GP Ansor Kraksaan Gelar BMX Ramadhan Night Drag Race sebagai Wadah Positif Pecinta Sepeda

Ajang yang baru pertama kali dilaksanakan ini menarik perhatian besar dari berbagai pihak.

07 Mar 2026 - 17:50
GP Ansor Kraksaan Gelar BMX Ramadhan Night Drag Race sebagai Wadah Positif Pecinta Sepeda
Balap BMX yang digelar GP Anshor Kraksaan. (Foto: Istimewa)

PROBOLINGGO, SJP – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kraksaan menggelar kompetisi balap sepeda BMX Ramadhan Night Drag Race di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, pada Jumat hingga Sabtu malam (6–7/3/2026).

Ajang yang baru pertama kali dilaksanakan ini menarik perhatian besar dari berbagai pihak. Ratusan peserta dari berbagai daerah turut berpartisipasi, sementara masyarakat antusias memadati area lintasan untuk menyaksikan jalannya kompetisi.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi melalui uji lintasan menggunakan sepeda BMX oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, Abdul Ghafur.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Camat Kraksaan, Puja Kurniawan; Wakil Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur, Muhammad Yunus; serta Ketua PC GP Ansor Kraksaan, Abd. Rahman.

Secara simbolis, mereka mencoba lintasan sebagai tanda dimulainya perlombaan malam hari tersebut.

Ketua PC GP Ansor Kraksaan, Abd. Rahman, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah bagi para penggemar sepeda BMX untuk menyalurkan minat dan hobi balap secara lebih aman, tertib, dan terarah.

Menurutnya, selama ini banyak pecinta BMX terpaksa menggunakan jalan raya sebagai arena balap akibat belum tersedianya lintasan resmi yang memadai.

"Selama ini mereka tidak memiliki wadah. Karena itu sering muncul balapan liar yang berpotensi membahayakan dan mengganggu lalu lintas. Melalui kegiatan ini kami mencoba merangkul mereka agar menyalurkan hobinya melalui kegiatan yang positif," katanya.

Ia menambahkan bahwa olahraga BMX memiliki banyak peminat, khususnya di kalangan anak-anak dan remaja. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda sekaligus tempat menjaring bibit atlet potensial untuk dikembangkan lebih lanjut.

"Kami menyampaikan apresiasi atas dukungan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Polres Probolinggo, Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) serta berbagai elemen masyarakat. Semoga dari ajang ini lahir atlet-atlet BMX yang mampu membawa nama baik Kabupaten Probolinggo," ujarnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Probolinggo, Abdul Ghafur, turut mengapresiasi inisiatif GP Ansor Kraksaan dalam mengadakan kegiatan olahraga tersebut.

Menurutnya, ajang ini sangat bermanfaat sebagai sarana penyaluran bakat dan energi positif bagi generasi muda.

"Kami mengingatkan para peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan. Kepada masyarakat kami minta tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung," tuturnya.

Ketua panitia pelaksana, Urip Mujiono, menjelaskan bahwa lintasan perlombaan memiliki panjang sekitar 100 meter.

Panitia membagi kompetisi ke dalam beberapa kategori usia, mulai dari kelas maksimal 10 tahun, maksimal 13 tahun, maksimal 16 tahun, junior maksimal 19 tahun, hingga kelas senior atau open yang terbuka bagi peserta umum. 

"Pada malam pertama sudah dilaksanakan babak penyisihan untuk beberapa kelas. Malam kedua akan dilanjutkan dengan semifinal dan final kelas youth, kemudian ditutup dengan pertandingan kelas open," ungkapnya.

Perlombaan yang berlokasi di kawasan timur GOR Sasana Krida tersebut dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu malam (7/3/2026).

Malam puncak acara akan menjadi penentuan juara dari setiap kategori sekaligus penutup rangkaian BMX Ramadhan Night Drag Race yang diharapkan dapat menjadi agenda rutin di masa depan. (*)

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow