Gempa M 5,7 di Pacitan Akibatkan Dua Rumah di Malang Rusak

Dua hunian yang terdampak di antaranya milik Susana, warga RT 11 RW 04, dengan kerusakan berupa tembok samping rumah yang jebol. Selain itu, rumah milik Yuwinantyo di RT 04 RW 04 dilaporkan mengalami keretakan serius pada dinding bangunan.

27 Jan 2026 - 12:30
Gempa M 5,7 di Pacitan Akibatkan Dua Rumah di Malang Rusak
Retakan dan plesteran tembok yang terkelupas tampak di salah satu rumah warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, akibat getaran gempa bermagnitudo 5,7. (Foto: BPBD for SJP)

MALANG, SJP — Gempa bumi tektonik bermagnitudo M 5,7 mengguncang wilayah Pacitan dan Trenggalek, Jawa Timur, Selasa (27/1/2026) pukul 08.20 WIB juga berdampak pada kerusakan bangunan di wilayah Kabupaten Malang. 

Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, dua rumah warga di wilayah selatan dilaporkan mengalami kerusakan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengonfirmasi bahwa dampak getaran gempa paling signifikan di Kabupaten Malang sejauh ini dilaporkan terjadi di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

"Hingga saat ini, data sementara menunjukkan dua unit rumah warga di Desa Tambakrejo mengalami kerusakan ringan. Perangkat desa setempat masih terus melakukan pendataan mendalam di lapangan untuk menyisir kemungkinan dampak lainnya," ujar Sadono, Selasa (27/1/2026).

Dua hunian yang terdampak di antaranya milik Susana, warga RT 11 RW 04, dengan kerusakan berupa tembok samping rumah yang jebol. Selain itu, rumah milik Yuwinantyo di RT 04 RW 04 dilaporkan mengalami keretakan serius pada dinding bangunan.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa yang terjadi pukul 08.20 WIB tersebut berpusat di darat, tepatnya 24 kilometer tenggara Pacitan, Jawa Timur. 

Dengan kedalaman 122 kilometer, getaran gempa dirasakan cukup kuat hingga merambah wilayah pesisir selatan Malang.

Sadono memastikan bahwa hingga laporan sementara ini disusun, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka-luka akibat peristiwa tersebut. 

BPBD Kabupaten Malang saat ini telah meningkatkan koordinasi dengan perangkat desa dan relawan di tingkat kecamatan untuk memastikan penanganan darurat berjalan sesuai prosedur.

"Kami terus berkoordinasi secara intensif dan akan memperbarui informasi sesuai dengan perkembangan laporan verifikasi dari tim di lapangan," pungkasnya. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow