Gempa M 5,7 Guncang Tulungagung dan Trenggalek, Dua Pegawai Kecamatan Dongko Tertimpa Genteng

BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami dan mengimbau masyarakat tetap tenang, namun tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

27 Jan 2026 - 09:55
Gempa M 5,7 Guncang Tulungagung dan Trenggalek, Dua Pegawai Kecamatan Dongko Tertimpa Genteng
Kondisi kantor Kecamatan Dongko pasca gempa. (Istimewa)

TRENGGALEK, SJP — Wilayah selatan Jawa Timur diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 5,7 pada Selasa (27/1/2026) pukul 08.20 WIB. 

Guncangan yang terasa kuat di berbagai daerah memicu kepanikan warga, serta menyebabkan kerusakan bangunan dan korban luka di Kabupaten Trenggalek.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek, kerusakan signifikan terjadi pada gedung Kantor Kecamatan Dongko. 

Material bangunan berupa genteng dilaporkan rontok dan menimpa dua orang pegawai yang tengah bertugas.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Triadi Atmono, mengonfirmasi bahwa kedua korban telah dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis. 

"Satu pegawai laki-laki mengalami luka di bagian kaki, sementara satu pegawai perempuan mengalami luka di bagian kepala akibat tertimpa material bangunan," ujar Tri saat memberikan keterangan, Selasa (27/1/2026).

Saat ini, tim reaksi cepat BPBD masih melakukan asesmen di lapangan. "Kami masih melakukan pendataan dan asesmen menyeluruh di wilayah Trenggalek untuk mengidentifikasi kemungkinan adanya kerusakan bangunan lain atau korban tambahan," tambahnya.

Guncangan hebat membuat warga di Kabupaten Tulungagung berhamburan keluar bangunan. Di Rumah Sakit Prima Medika, para karyawan dilaporkan berlarian menyelamatkan diri sesaat setelah getaran terjadi. 

Firman Sumantri, seorang warga Kelurahan Kutoanyar, menuturkan bahwa getaran dirasakan sangat mengejutkan. "Guncangan terasa sangat kuat saat saya berada di dalam rumah, sehingga saya spontan lari keluar untuk menghindari risiko," kata dia.

Situasi serupa terjadi di SDN 3 Pogalan, Kabupaten Trenggalek. Sebagai langkah antisipasi, pihak sekolah segera mengevakuasi seluruh siswa dan guru ke halaman terbuka guna menghindari potensi reruntuhan gedung saat proses belajar mengajar berlangsung.

Menurut rilis resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa terletak pada koordinat LS dan BT. Pusat gempa berada di darat, tepatnya 25 kilometer timur laut Pacitan, Jawa Timur, pada kedalaman 105 kilometer.

BMKG melaporkan intensitas guncangan dirasakan pada skala: III-IV MMI meliputi Pacitan, Karangkates, dan Tulungagung; II-III MMI meliputi Malang, Nganjuk, Ponorogo, Blitar, Madiun, Jember, Mojokerto, Yogyakarta, hingga sebagian wilayah Jawa Tengah, Bali, dan Mataram.

Meski memiliki kekuatan yang cukup besar, BMKG memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami mengingat kedalaman pusat gempa yang berada di menengah. 

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun tetap waspada terhadap potensi gempa bumi susulan yang mungkin terjadi. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow