Gadis 9 Tahun Asal Surabaya Raih Penghargaan Seni di Paris: “Saya Ingin Karya Saya Membuat Orang Lain Tersenyum”

Beatrice Leticia Liem berhasil meraih juara 3 dalam ajang bergengsi International Children’s Art Exhibition We Are The World, yang diselenggarakan di HD Contemporary Art Gallery, Paris, Prancis.

01 Feb 2025 - 20:59
Gadis 9 Tahun Asal Surabaya Raih Penghargaan Seni di Paris: “Saya Ingin Karya Saya Membuat Orang Lain Tersenyum”
Beatrice Leticia Liem raih juara 3 dalam ajang bergengsi International Children’s Art Exhibition We Are The World, Paris, Prancis (Dok. LAC/SJP)

SURABAYA, SJP - Siapa sangka, dari sebuah studio seni kecil di Surabaya, seorang gadis berusia 9 tahun berhasil mengukir namanya di panggung seni internasional? Beatrice Leticia Liem, siswi Lotus Art Courses (LAC), membuktikan bahwa imajinasi dan kreativitas tak mengenal batas. 

Pada akhir tahun 2024 lalu, ia berhasil meraih juara 3 dalam ajang bergengsi International Children’s Art Exhibition We Are The World, yang diselenggarakan di HD Contemporary Art Gallery, Paris, Prancis.

Dalam ajang yang mengangkat tema “The Thoughts and Dreams of Young Artists”, Beatrice berhasil mencuri perhatian para juri internasional dengan karyanya yang menampilkan harmoni warna dan imajinasi yang kuat, menggambarkan impian penih harapan dan kebahagiaan seorang anak muda.

"Saya sangat senang dan tidak menyangka bisa menang waktu itu. Saya ingin karya saya bisa membuat orang lain tersenyum," ujar Beatrice penuh semangat saat ditemui di Lotus Art Space, Sabtu (1/2/2025).

Sementara itu, I Putu Mahendra, pembimbing sekaligus pemilik Lotus Art Courses (LAC), mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian salah satu anak didiknya, Beatrice. 

"Prestasi ini adalah bukti dedikasi, kerja keras, dan semangat Beatrice dalam berkarya. Saya percaya bahwa seni adalah bahasa universal yang mampu menyatukan dunia," ucap Putu.

"Melalui karya-karya seperti milik Beatrice, kita dapat melihat bagaimana anak-anak Indonesia, termasuk dari kota seperti Surabaya, mampu bersaing di kancah internasional," imbuhnya.

Sebagai informasi, 'We Are The World' sendiri adalah platform seni internasional yang berdiri sejak 2018 di Paris. Mereka rutin mengadakan pameran seni anak-anak di berbagai kota dunia, seperti Astana, Dubai, London, Los Angeles, Seoul, hingga Uni Emirat Arab. 

Ajang tersebut menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas mereka dalam seni, dengan tema yang menyoroti keberagaman budaya dan persatuan global.

Prestasi Beatrice tidak hanya membanggakan Lotus Art Courses, tetapi juga Indonesia. Keberhasilannya membuktikan bahwa seni bisa menjadi jembatan yang menghubungkan dunia, tanpa batas usia atau asal-usul. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

Semoga kisah Beatrice mampu untuk menginspirasi lebih banyak anak untuk berani bermimpi dan berkarya, karena seni bukan sekadar hobi, tetapi juga kekuatandunia bisa mengubah dunia.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow