Fatayat NU Malang Didesak Jadi Garda Literasi Digital dan Penjaga Akhlakul Karimah

Penegasan ini disampaikan Bupati Sanusi saat menghadiri Pelantikan Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU se-Kabupaten Malang dan Dialog Interaktif bertajuk Perempuan dan Kepemimpinan di Era Digital yang berlangsung di Pendopo Agung Kabupaten Malang.

08 Dec 2025 - 10:00
Fatayat NU Malang Didesak Jadi Garda Literasi Digital dan Penjaga Akhlakul Karimah
Bupati Malang H.M. Sanusi saat memberikan bantuan kepada Fatayat NU dalam agenda dialog interaktif di Pendopo Agung setempat. (Foto: Hafid/SJP)

MALANG, SJP — Bupati Malang, H.M Sanusi, menegaskan bahwa Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) memiliki peran krusial sebagai garda terdepan dalam penguatan literasi digital di kalangan perempuan sekaligus menjadi penjaga akhlakul karimah (akhlak mulia) di ruang publik.

Penegasan ini disampaikan Bupati Sanusi saat menghadiri Pelantikan Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU se-Kabupaten Malang dan Dialog Interaktif bertajuk Perempuan dan Kepemimpinan di Era Digital yang berlangsung di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Ahad (7/12/2025).

Dalam sambutannya, Sanusi menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas dilantiknya kepengurusan baru Fatayat NU, seraya menekankan pentingnya amanah organisasi sebagai ladang pengabdian sosial dan keagamaan.

Ia menyoroti tema dialog, menilai isu kepemimpinan perempuan di era digital sangat relevan. Menurutnya, sejarah mencatat peran perempuan selalu menjadi penopang moral masyarakat, sebuah modal penting dalam menghadapi perkembangan zaman yang serbacepat.

"Era digital membuka banyak peluang bagi perempuan untuk tampil sebagai pemimpin," tegas Sanusi.

Peluang tersebut dijabarkan meliputi akses informasi yang lebih mudah, terbukanya ruang partisipasi publik, hingga berkembangnya ekonomi digital. Namun, Sanusi juga mengingatkan adanya tantangan serius, seperti peningkatan penyebaran hoaks, bias gender, dan konten negatif di dunia digital.

"Kita harus cerdas dan beretika dalam menggunakan teknologi," imbaunya.

Sanusi menilai bahwa Fatayat NU memiliki posisi strategis untuk membentuk generasi perempuan tangguh melalui program penguatan literasi digital berbasis komunitas, pemberdayaan ekonomi, penguatan kepemimpinan, dan perlindungan perempuan serta anak.

Menutup arahannya, Sanusi menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang untuk bersinergi lebih erat dengan Fatayat NU.

"Pemkab Malang siap bersinergi di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan ketahanan sosial," pungkasnya.

Untuk diketahui, acara pelantikan dan dialog interaktif ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota DPR RI Hassanudin Wahid, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Hikmah Bafaqih, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang Kholiq, Ketua PW Fatayat NU Jawa Timur, Ketua PCNU Kabupaten Malang, Ketua TP PKK Kabupaten Malang, jajaran kepala perangkat daerah, serta pengurus PC dan PAC Fatayat NU se-Kabupaten Malang. (**) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow