Seni Anak Indonesia Mendunia: Lotus Art Courses Unggul di Lidice - Rep.Ceko Internasional 2025
Tiga siswa Lotus Art Courses menembus 639 karya terbaik dunia dalam Lidice 2025, menjadikan Indonesia bersinar setelah menyisihkan lebih dari 12 ribu karya dari 81 negara.
SURABAYA, SJP — Prestasi membanggakan kembali datang dari dunia seni rupa anak Indonesia. Tiga siswa Lotus Art Courses (LAC) berhasil menorehkan pencapaian tingkat internasional pada 53rd International Children’s Exhibition of Fine Arts Lidice 2025 yang digelar di Republik Ceko.
Ajang bergengsi yang telah berlangsung lebih dari lima dekade itu dikenal sebagai salah satu kompetisi seni rupa anak terbesar di dunia, dengan ribuan karya dari berbagai negara setiap tahunnya.
Pada edisi 2025, sebanyak 12.946 karya dari 81 negara bersaing untuk memperebutkan tempat dalam jajaran karya terbaik. Dari jumlah itu, hanya 639 karya yang berhasil lolos kurasi final, termasuk tiga karya siswa Lotus Art Courses yang masing-masing meraih Honorable Mention, yakni:
- Joyce Zerlina
- Theodora Christabel
- P. Arabelle Manyakori.
Penyerahan penghargaan berlangsung di Kedutaan Besar Republik Ceko di Jakarta, Jumat (5/12/2025) pukul 10.00 WIB. Acara penghargaan diserahkan langsung oleh Radomír Karlík, Deputy Head of Mission Kedubes Republik Ceko untuk Indonesia.
Capaian tersebut sekaligus menempatkan Lotus Art Courses sebagai juara umum Indonesia, karena dari lima anak Indonesia yang berhasil meraih penghargaan tahun ini, tiga di antaranya berasal dari lembaga seni tersebut.
Founder Lotus Art Courses, Putu Mahendra, mengatakan bahwa keberhasilan itu merupakan kombinasi dari talent, kerja keras, dan lingkungan belajar yang suportif. Ia menegaskan bahwa lembaganya selalu menekankan proses kreatif yang menyenangkan sekaligus serius.
"Prestasi ini bukan hanya soal menang, tetapi tentang bagaimana anak-anak berani mengekspresikan diri dan belajar mengolah imajinasi menjadi karya yang kuat," ujar Putu.
"Lotus Art Courses memberikan ruang untuk bereksplorasi, belajar melihat dunia dengan lebih peka, dan membangun kepercayaan diri mereka. Ketika karya mereka diapresiasi di panggung dunia, itu membuktikan bahwa kesempatan dan bimbingan yang tepat mampu melahirkan generasi seniman masa depan," imbuhnya.
Putu juga menambahkan bahwa kompetisi Tingkat Internasional seperti Lidice memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak. Tidak hanya dalam hal pencapaian, tetapi juga sebagai motivasi untuk terus berkarya.
"Saya berharap pencapaian ini menjadi pemantik semangat, baik bagi siswa kami maupun anak-anak lain di Indonesia. Dunia seni sangat luas, dan ruang bagi mereka untuk tumbuh juga sangat terbuka," tandas Putu.
Lotus Art Courses mengucapkan selamat kepada ketiga siswanya atas prestasi yang diraih. Mereka berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak anak Indonesia untuk berani berkarya dan semakin mencintai seni rupa. (***)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

