Erupsi dan Status Waspada, Pendakian ke Gunung Raung Via Bondowoso Ditutup
Untuk jalur pendakian ke puncak Sejati Gunung Raung, melalui jalur Sumber Wringin, hingga saat ini ditutup. Hal itu ditegaskan oleh Camat Sumber Wringin, Probo Nugroho.
BONDOWOSO, SJP – Gunung Raung yang berada di tiga kabupaten, yakni Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi, dilaporkan tengah mengalami erupsi lagi, pada Jumat (6/6/2025) sekira pukul 12.16 WIB.
Kali ini, KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Raung
Merilis jika tinggi kolom abu teramati sekira 500 meter di atas puncak, 3.832 MDPL (meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah utara dan timur laut. Sedangkan, rekaman seismik di dominasi oleh tremor menerus dan erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat.
“Saat ini Gunung Raung berada pada Status Level II (Waspada) dengan rekomendasi, masyarakat dan pengunjung atau wisatawan tidak mendekati pusat erupsi di kawah puncak dengan radius 3 Km dan menuruni kaldera serta bermalam di kawasan kawah,” begitu bunyi rilis yang diterima suarajatimpost.com.
Kondisi Gunung Raung juga dilaporkan sama oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso. Kepala BPBD, Sigit Purnomo menjelaskan, untuk radius aman sekira 3 Km dari puncak gunung.
“Untuk di luar radius 3 Km, saat ini kondisinya masih aman. Gempa tremor terjadi sudah seminggu, namun, intensitasnya kecil dan tida ada kenaikan yang begitu signifikan,” katanya.
Untuk jalur pendakian ke puncak Sejati Gunung Raung, melalui jalur Sumber Wringin, hingga saat ini ditutup. Hal itu ditegaskan oleh Camat Sumber Wringin, Probo Nugroho.
“Jalur pendakian sudah ditutup sejak kemarin. Kondisi di Sumber Wringin masih aman dan warga tetap melaksanakan aktivitas seperti biasanya. Karena, sebagian besar warga di sini sudah siap siaga menghadapi bencana,” tandasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

