Enggan Dibiayai DD, Warga Mabung di Nganjuk Patungan untuk Bisa Gelar Tradisi Bersih Desa
NGANJUK, SJP—Pemerintah Desa (Pemdes) Mabung, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk menggelar acara bersih desa dengan meriah dan penuh semangat gotong royong pada Jumat (30/5/2025).
Uniknya, seluruh pembiayaan kegiatan ini murni berasal dari swadaya masyarakat dan tidak menggunakan dana desa (DD) sedikit pun.
Kepala Desa (Kades) Mabung, Putut Priyanto mengatakan, tradisi bersih desa merupakan agenda tahunan yang sudah mengakar dalam kehidupan warga.
Dia menegaskan, pendanaan kegiatan ini sepenuhnya merupakan hasil iuran sukarela warga dan sumbangan dari tokoh masyarakat serta perantau asal Kecamatan Baron.
“Kami sepakat dengan warga bahwa kegiatan bersih desa tahun ini tidak memakai anggaran dari dana desa. Semua ditanggung secara mandiri dan patungan. Ini bentuk komitmen kita menjaga tradisi tanpa membebani anggaran pemerintah,” ujar Putut, Jumat (30/5/2015).
Menurut dia, anggaran dari acara bersih desa diambilkan dari bengkok sawah Rp100 ribu, dari dana PAD Rp3 juta dan dana pribadi Rp4 juta untuk acara bersih desa yang digelar di rumahnya
"Semua anggaran acara ini, semua juga dari kantong pribadi saya," singkatnya
Diketahui, kegiatan ini dimulai dengan prosesi tumpengan, doa bersama, hingga pagelaran seni tradisional seperti seni tayub yang digelar di rumah kepala desa.
Antusiasme warga tampak tinggi. Terutama karena acara ini menjadi momen silaturahmi dan kebersamaan antarwarga setelah kesibukan sehari-hari.
“Kami senang bisa ikut berpartisipasi. Iuran juga tidak memberatkan. Karena semua dilakukan dengan niat gotong royong,” kata Jumadi, salah satu warga.
Dengan semangat swadaya dan kebersamaan, menunjukkan bahwa pelestarian budaya dan tradisi tidak selalu harus bergantung pada bantuan pemerintah.
Inisiatif seperti ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk tetap menjaga identitas budaya lokal secara gotong royong. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

