Dukung Gerakan Ekonomi Perempuan, Ubaidillah Beri Mobil ke Fatayat NU Bondowoso
Fatayat NU Bondowoso menerima mobil operasional dari Ubaidillah, anggota DPRD Jawa Timur, untuk memperkuat mobilitas kader dan program pemberdayaan. Dukungan ini diharapkan meningkatkan efektivitas kegiatan sosial, parenting, dan pelatihan ekonomi perempuan di berbagai wilayah.
BONDOWOSO, SJP - Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PKB, Ubaidillah, kembali menunjukkan komitmennya terhadap pemberdayaan perempuan dan penguatan organisasi keagamaan di Kabupaten Bondowoso.
Di Pendopo Raden Bagus Assra, ia menyerahkan satu unit mobil operasional kepada Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Bondowoso sebagai bentuk dukungan nyata terhadap gerakan sosial dan ekonomi yang dijalankan organisasi tersebut.
Ubaidillah yang juga merupakan putra daerah Bondowoso mengatakan, bantuannya bukan sekadar simbolis, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang untuk memperkuat peran Fatayat dalam masyarakat.
“Sebagai putra daerah dan anggota DPRD Jawa Timur, saya ingin berkhidmat kepada NU. Entah disebut Bapak Angkat atau apa pun, yang penting saya ingin mendukung kegiatan Fatayat. Saya berjanji memberikan program setiap bulan agar kegiatan sosial, pelatihan, dan pemberdayaan bisa terus berjalan,” ujarnya, Sabtu (22/11/2025).
Ia menilai Fatayat NU merupakan salah satu organisasi perempuan yang aktif memberikan manfaat bagi masyarakat, mulai dari pendampingan sosial, pelatihan ekonomi, hingga edukasi di tingkat kecamatan dan desa.
Lebih jauh, Ubaidillah berharap mobil operasional tersebut dapat digunakan untuk memperluas jangkauan kegiatan Fatayat, terutama dalam program-program penguatan ekonomi perempuan.
“Saya ingin kegiatan Fatayat bukan hanya seremoni. Harus bergerak ke pelatihan ekonomi seperti memasak, catering, dan keterampilan lain yang bisa meningkatkan skill dan membantu ekonomi keluarga,” tambahnya.
Selain mobil operasional, Ubaidillah menyatakan akan memberikan dukungan lain kepada Fatayat NU, termasuk bantuan program, peningkatan kapasitas, dan kerja sama berkelanjutan dengan lembaga pendidikan, pesantren, hingga instansi pemerintah.
Ia berharap Fatayat dapat terus berinovasi dan hadir sebagai garda depan pemberdayaan perempuan dan keluarga di Bondowoso.
Sementara itu, Ketua Fatayat NU Bondowoso, Liniatul Ma’lufah menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Menurutnya, kendaraan operasional ini akan sangat membantu untuk memperlancar mobilitas kader dalam menjalankan program terutama di wilayah kecamatan dan desa.
“Mobil ini membantu teman-teman yang kesulitan menghadiri kegiatan di Bondowoso, termasuk turba ke PAC dan kegiatan parenting,” katanya.
Ia menegaskan bahwa Fatayat NU Bondowoso tengah memperkuat berbagai program pemberdayaan perempuan, pencegahan kekerasan, parenting, hingga pembentukan pesantren ramah anak.
“Dengan adanya dukungan sarana operasional, kami optimistis jangkauan dan dampak program bisa semakin besar,” tandasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

