Dua Titik Longsor Menutup Akses Desa Taji Jabung Malang ke Pronojiwo Pasuruan

Medan curam dan akses sempit membuat penanganan longsor di Desa Taji Jabung terkendala, meski kerja bakti warga dan lintas instansi terus dilakukan intensif.

10 Jan 2026 - 21:16
Dua Titik Longsor Menutup Akses Desa Taji Jabung Malang ke Pronojiwo Pasuruan
Petugas BPBD Kabupaten Malang bersama unsur Muspika dan warga melakukan asesmen serta kerja bakti penanganan longsor di Desa Taji, Kecamatan Jabung, Sabtu (10/1/2026). (Foto : doc. BPBD Malang)

MALANG, SJP- Dua titik longsor dilaporkan BPBD Malang menutup akses jalur penghubung Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang menuju Desa Pronojiwo, Kabupaten Pasuruan, hingga Sabtu (10/1/2026) masih belum tertangani secara maksimal. 

Kondisi medan yang sulit membuat alat berat kesulitan menjangkau lokasi kejadian.

Longsor dipicu hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur wilayah Desa Taji dan sekitarnya sejak Kamis (8/1/2026) sore hingga malam hari. Dari hasil pendataan awal, terdapat lima titik longsor dengan skala berbeda.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menjelaskan,  sebagian titik longsor telah berhasil ditangani melalui kerja bakti.

“Untuk tiga titik longsor yang berskala kecil sudah dinyatakan clear,” ujar Sadono, Sabtu (10/1/2026).

Sadono menyampaikan, penanganan di lapangan pada Sabtu siang dilakukan melalui kerja bakti bersama lintas unsur, sembari menunggu solusi teknis untuk dua titik longsor besar.

“Penanganan hari ini dilakukan melalui kerja bakti warga bersama unsur Muspika serta PU Bina Marga UPT Tumpang,” kata Sadono.

Meski demikian, dua titik longsor dengan volume material besar masih menutup badan jalan secara total dan belum dapat ditangani secara optimal.

Berdasarkan asesmen BPBD, titik longsor pertama memiliki ketinggian sekitar 35 meter dengan lebar 10 meter dan ketebalan material mencapai 2 meter. Sementara titik kedua memiliki tinggi sekitar 45 meter, lebar 15 meter, dengan ketebalan material sekitar 2 meter.

Material longsoran tersebut menutup akses jalan penghubung Dusun Umbut Legi, Desa Taji, Kecamatan Jabung, menuju wilayah Pronojiwo, sehingga tidak dapat dilalui.

“Kendala utama saat ini adalah akses menuju lokasi yang sempit dan kondisi medan yang labil, sehingga alat berat masih kesulitan untuk masuk,” jelas Sadono, Sabtu (10/1/2026).

BPBD Kabupaten Malang terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait, pemerintah desa, serta Muspika Kecamatan Jabung untuk menentukan langkah penanganan lanjutan yang aman.

Selain kaji cepat, BPBD juga telah mendistribusikan dukungan logistik guna mendukung penanganan darurat. Untuk peralatan manual seperti cangkul dan sekop telah terpenuhi, sementara kebutuhan utama masih pada alat berat.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. BPBD mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi longsor susulan masih dapat terjadi apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali turun. (*)

Editor: Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow