Dinamika Industrialisasi Makin Ketat, Generasi Milenial Gresik Dituntut Berbenah

Dengan menghadirkan Tim Melek Industri diharapkan pemuda bisa berdiskusi dan bertukar pengalaman guna mengurangi angka pengangguran.

17 Nov 2023 - 17:00
Dinamika Industrialisasi Makin Ketat, Generasi Milenial Gresik Dituntut Berbenah
jajaran Pemerintah Desa (Pemdes), Karang Taruna (Kartar) Tunas Muda Desa Sidokumpul, Kecamatan Bungah bersama Tim Melek Industri dalam agenda Sosialisasi dan Edukasi Dunia Kerja Industri (SJP)

Kabupaten Gresik, SJP – Dinamika Industrialisasi yang semakin masif di Kabupaten Gresik menuntut masyarakat lokal terutama generasi milenial bisa beradaptasi dan meningkatkan kompetensi.

Sehingga mereka para calon tenaga kerja lokal bisa bersaing dan memiliki kapasitas yang mumpuni sesuai standar perusahaan.

Menjawab tantangan dan ketatnya persaingan tersebut, jajaran Pemerintah Desa (Pemdes), Karang Taruna (Kartar) Tunas Muda Desa Sidokumpul, Kecamatan Bungah menggelar sosialisasi dan edukasi bertajuk "Kesiapan Generasi Milenial dalam Menghadapi Dunia Kerja dan Dunia Industri" bersama puluhan generasi milenial di balai desa setempat, Kamis (16/11/2023) malam.

Kepala Desa (Kades) Sidokumpul Ahmad Asyhar mengatakan, kegiatan positif yang menghadirkan Tim Melek Industri ini, digelar dalam rangka berdiskusi dan bertukar pengalaman guna mengurangi angka pengangguran.

"Ide awal kegiatan ini, berawal dari silaturahmi kami ke Sekretariat Melek Industri beberapa waktu yang lalu. Pak Widodo dan Tim-nya, sangat antusias dan semangat dalam memberikan konseling ketengakerjaan pada warga masyarakat, dari berbagai desa, kecamatan bahkan luar kabupaten," ujarnya.

Menurut Asyhar, banyak info dan progres penting yang didapatkan dari kegiatan ini, di antaranya mengenai industri yang sedang tumbuh subur, dengan segala dinamika dan progres reportnya, terutama yang sedang on yakni PT. Freeport Indonesia, termasuk Perusahaan Baru di KEK JIIPE seperti PT. Hailiyang dan PT. Xinyi.

"Harapannya, supaya ada pencerahan kepada kami semua, terutama pada adik-adik kawula muda yang tergabung dalam wadah Kartar Tunas Muda, agar siap berkiprah dalam dunia kerja serta dunia industri," tandasnya.

Sementara Pembina Tim Melek Industri SNB Lestari Widodo mengapresiasi jajaran Pemerintahan Desa, BPD, LKD, dan Kartar Tunas Muda yang telah mengajak berdikusi bersama dalam konteks pengawalan dan pendampingan warga masyarakat pada dunia kerja serta industrialisasi.

Penguatan attitude pada pekerja santri, kata dia, diharapkan bisa mempengaruhi tingkat kinerja dan produktivitas dalam dunia industri. Apabila seorang pekerja attitudenya baik, maka akan dapat menciptakan suasana kerja menjadi lebih positif. Namum sebaliknya, jika attitudenya kurang, maka perusahaan tersebut akan mengalami kemunduran.

"Di depan mata, sudah terlihat nyata Progres PT. Freport Indonesia dan perusahaan-perusahaan baru di KEK JIIPE. Sekali lagi berkah bonus demografi ini, harus diikuti dan dikawal bersama, supaya nantinya anak cucu kelak dapat menikmatinya, serta tidak menjadi penonton saja," tegas Kang Widodo sapaan akrabnya penuh semangat.

Pada kesempatan yang sama, Tim Melek Industri SNB Lukman Hakim alias Cak Bejo dengan antusias memberikan konseling dan edukasi kepada puluhan generasi milenial. Dia menegaskan, seluruh elemen masyarakat harus siap menghadapi dunia industri dengan segala dinamika dan progresnya.

Untuk itu, pengalaman para calon pekerja dan yang sudah bekerja di subcon-subcon PT CII di bawah naungan PT. Freeport Indonesia menjadi pelajaran mahal dan berharga.

"Untuk itu, mari mulai detik ini kita semua harus segera menyiapkan diri kita. Segala syarat-syarat dan rukunnya yang sesuai aturan, agar bisa berkiprah dan menjadi bagian pekerja di perusahaan tersebut. Jangan lupa, penguatan attitude, kedisiplinan bahkan penyiapan skill anda semua adalah bekal memasuki dunia kerja dan industri," beber dia.

Sementara salah satu pekerja santri binaan Tim Melek Industri dari Desa Sidokumpul Bungah Ahmad Lukman Khozin dengan penuh rasa syukur sekaligus bangga memberikan testimoni. Dia menyampaikan ucapan terima kasih tak terhingga pada semua pihak, terutama pada Penggerak Melek Industri.

"Dari yang awalnya saya nol alias nggak paham apa-apa dalam dunia kerja dan industri, sekarang saya dan beberapa teman yang silaturahmi ke Mabes Melek Industri, akhirnya memahami akan pentingnya Attitude dalam bekerja, info-info dunia kerja dan industri, serta beberapa gemblengan pengetahuan yang baik, seputar penguatan skill," ungkapnya.

Lukman berharap apa yang dia dapatkan dapat membawa virus kebaikan di masyarakat, terutama di Desa Sidokumpul.

"Saya berharap pada temen - temen lainnya yang hadir juga demikian. Ini merupakan bukti dan aksi nyata Tim Melek Industri dalam penyiapan sdm pekerja santri," katanya.

"Sekali lagi, matur suwun atas segala jerih payahnya dan saya pun saat ini bisa masuk kerja di salah satu subconnya CII di bawah PT. Freeport yaitu PT. Tiga Pilar tanpa dipungut biaya apa pun," tutupnya menambahkan. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow