Dua Jenazah Korban KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan Mengapung di Perairan Sembulungan
Dua jenazah korban KMP Tunu Pratama Jaya ditemukan di perairan Sembulungan, Banyuwangi. Total korban meninggal kini delapan orang, sementara 30 penumpang telah diselamatkan. Pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan.
SUARAJATIMPOST.COM - Dua jenazah laki-laki yang diduga penumpang KMP Tunu Pratama Jaya ditemukan mengapung di perairan Sembulungan, Kabupaten Banyuwangi, pada Selasa (8/7/2025). Temuan ini menambah jumlah korban jiwa dalam peristiwa tenggelamnya kapal feri tersebut.
Jenazah pertama ditemukan sekira pukul 03.00 WIB oleh seorang nelayan yang sedang melaut. Saat ditemukan, korban memakai kaus dan celana pendek hitam. Beberapa jam setelahnya, sekira pukul 06.00 WIB, nelayan lain kembali menemukan satu jenazah lagi dengan ciri pakaian yang hampir sama.
Kedua jenazah segera dibawa ke daratan dan dievakuasi ke RSUD Blambangan, Banyuwangi. Di rumah sakit, tim Disaster Victim Identification (DVI) dari Polda Jawa Timur melakukan proses identifikasi untuk mengetahui identitas para korban.
Direktur Polisi Air dan Udara (Polairud) Polda Jawa Timur, Komisaris Besar Polisi Arman Asmara Syarifudin, membenarkan temuan tersebut. Ia mengatakan bahwa proses pencarian masih terus dilakukan.
“Hari ini kami menerima laporan dari nelayan yang menemukan dua jenazah di perairan Sembulungan. Keduanya langsung dievakuasi dan diserahkan ke tim DVI untuk proses identifikasi,” ujarnya saat dikutip dari Beritasatu.com.
Ia juga menjelaskan bahwa proses pencarian menghadapi tantangan besar karena kondisi laut yang tidak menentu, dengan arus dan gelombang yang cukup kuat.
Namun begitu, tim gabungan yang terdiri dari berbagai unsur terus berusaha maksimal dalam pencarian. Mereka menggunakan peralatan sonar bawah air dan rutin melakukan patroli laut di sekitar lokasi.
Kombes Arman juga menekankan pentingnya peran nelayan lokal yang membantu memperluas wilayah pencarian, yang kini telah meliputi beberapa mil laut dari titik terakhir kapal diketahui berada.
“Kami tetap bekerja maksimal. Area pencarian diperluas hingga radius beberapa mil laut dari titik terakhir kapal terdeteksi,” jelasnya.
Sampai dengan hari ketujuh pencarian, sebanyak 30 orang telah ditemukan dalam keadaan selamat. Sementara itu, delapan orang telah dipastikan meninggal dunia, termasuk dua jenazah terbaru yang saat ini masih diidentifikasi.
Sebagai informasi, KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di perairan Selat Bali pada awal Juli 2025 saat dalam perjalanan dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Pelabuhan Lembar di Nusa Tenggara Barat. Insiden ini memicu operasi penyelamatan besar-besaran yang melibatkan TNI, Polri, Basarnas, serta para relawan. (**)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

